Reses DPRD Indramayu: Kuwu Kedokanbunder Usul Anggaran Jalan Usaha Tani (JUT)


INDRAMAYU — Pembangunan infrastruktur jalan di Desa Kedokanbunder, Kabupaten Indramayu, kini hampir sepenuhnya mulus. Meski demikian, perbaikan dan pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) masih menjadi pekerjaan rumah utama untuk menunjang produktivitas para petani setempat.

Hal tersebut disampaikan oleh Kuwu Desa Kedokanbunder, Moh. Waskim, saat menghadiri kegiatan Reses Anggota DPRD Kabupaten Indramayu Masa Persidangan Tahap III Tahun 2026 yang digelar oleh Anggota DPRD dari Fraksi Partai Golkar Dapil 2, H. Durosid, S.H., di BTN Kedokan Bunder Indah, Sabtu (10/10/2026).

Acara tersebut turut didampingi langsung oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat sekaligus Plt. Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Indramayu, H. Taufik Hidayat.

Dalam kesempatan itu, Moh. Waskim mengusulkan kepada wakil rakyat yang hadir agar dapat memprioritaskan serta mengawal alokasi anggaran aspirasi guna merealisasikan pembangunan JUT di desanya. Ia menyoroti pentingnya akses jalan pertanian yang memadai agar mobilitas hasil panen warga menjadi lebih lancar.

"Infrastruktur jalan di Desa Kedokanbunder secara umum sudah hampir sepenuhnya mulus, hanya tinggal Jalan Usaha Tani (JUT) saja yang perlu perhatian khusus. Kami berharap para anggota dewan dapat memperjuangkan dan menyalurkan anggaran aspirasinya agar JUT ini bisa segera direalisasikan," ujar Moh. Waskim.

Selain mengusulkan pembangunan JUT, Moh. Waskim juga menyampaikan kendala teknis terkait Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) di tingkat Provinsi Jawa Barat yang hingga saat ini masih belum dibuka atau masih ditutup.

Menanggapi aspirasi masyarakat serta Kuwu Desa Kedokanbunder, Anggota DPRD Kabupaten Indramayu, H. Durosid, S.H., menegaskan komitmennya untuk mengawal penuh kebutuhan warga di dapilnya, khususnya di sektor pertanian.

"Kami mencatat dengan cermat usulan mengenai Jalan Usaha Tani ini. Tugas utama kami di legislatif adalah mendengarkan keluhan serta memperjuangkan kebutuhan pokok masyarakat. JUT merupakan urat nadi perekonomian petani, sehingga akan kami jadikan usulan prioritas dalam pembahasan anggaran daerah," tegas H. Durosid.

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat sekaligus Plt. Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Indramayu, H. Taufik Hidayat, memberikan kejelasan terkait proses penganggaran di tingkat provinsi dan komitmen sinkronisasi program.

"Mengenai SIPD Provinsi Jawa Barat yang saat ini masih ditutup, kami terus memantau dan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi agar ketika sistem kembali dibuka, usulan dari Desa Kedokanbunder dapat segera diinput dan dikawal. Sinergi antara DPRD Kabupaten dan DPRD Provinsi dari Fraksi Golkar siap memastikan aspirasi pertanian ini terakomodasi secara optimal," pungkas H. Taufik Hidayat. (*)
Editor: Redaksi
Baca juga
Tersalin!

Berita Terkini

  • Reses DPRD Indramayu: Kuwu Kedokanbunder Usul Anggaran Jalan Usaha Tani (JUT)
  • Reses DPRD Indramayu: Kuwu Kedokanbunder Usul Anggaran Jalan Usaha Tani (JUT)
  • Reses DPRD Indramayu: Kuwu Kedokanbunder Usul Anggaran Jalan Usaha Tani (JUT)
  • Reses DPRD Indramayu: Kuwu Kedokanbunder Usul Anggaran Jalan Usaha Tani (JUT)
  • Reses DPRD Indramayu: Kuwu Kedokanbunder Usul Anggaran Jalan Usaha Tani (JUT)
  • Reses DPRD Indramayu: Kuwu Kedokanbunder Usul Anggaran Jalan Usaha Tani (JUT)