Adnan Aziz: Penyerang Asal Benin yang Menatap Peluang Baru di Kancah Sepak Bola Global

Adnan Azis (Foto: Ist)


INDRAMAYU - Perjalanan karier seorang pesepak bola jarang berjalan dalam garis lurus. Bagi Adnan Aziz, penyerang asal Benin kelahiran Djougou, 1 Januari 2002, perjuangan membangun karier profesional telah membawanya melintasi berbagai negara, budaya sepak bola, dan tantangan pribadi yang berat, termasuk cedera lutut parah.

Dengan tinggi 1,86 meter dan berat 80 kilogram, Aziz mengandalkan posturnya sebagai penyerang tengah untuk menghadapi bek lawan dan menciptakan ruang. Namun, bakat saja tidak cukup, karakter dan ketahanan mental menjadi faktor utama yang membuatnya terus melangkah ketika perjalanan kariernya menemui jalan terjal.

Sebelum menatap tantangan baru di Amerika Selatan, rekam jejak Aziz mencakup pengalaman bermain di beberapa negara dengan karakteristik kompetisi yang berbeda.

Berdasarkan data profilnya, ia sempat memperkuat Soleil FC dan Tchémabi FC di Benin (2014), Pro Cittiglio di Italia (2018), Angers MFC (2018–2020) serta Olympique Saumur di Prancis (2020–2022), dan FK Králův Dvůr di Republik Ceko (2020). Ia juga sempat tampil dalam kompetisi Coupe de France selama berkarier di Prancis.

Kembali ke Italia, ia memperkuat ASD Licata Calcio (2022) dan ASD Juvenilia Roseto (2022–2026). Di Italia pula, ia harus menghadapi persoalan administratif yang memengaruhi rencana perkembangan kariernya.

Momen paling menentukan dalam perjalanan Aziz terjadi ketika ia mengalami cedera lutut serius (anterior cruciate ligament atau ACL) saat membela Juvenilia Roseto, yang mengharuskannya menjalani operasi.

Proses rehabilitasi yang panjang sempat membuat pemain berusia 24 tahun itu mempertimbangkan untuk meninggalkan sepak bola. Namun, dukungan keluarga serta manajemen Juvenilia Roseto di antaranya Presiden Rocco Barillà dan Direktur Olahraga Massimo Napoli membantunya menemukan kembali motivasi untuk pulih dan kembali ke lapangan.

Setelah pulih, ambisi baru membawa Aziz melirik sepak bola Argentina. Lingkungan sepak bola Amerika Selatan yang dikenal dengan intensitas dan kualitas teknisnya menjadi daya tarik tersendiri untuk mengembangkan kapasitasnya sebagai penyerang modern.

Namanya sempat dikaitkan dengan klub Argentina, Chacarita Juniors, sebagai destinasi yang ingin ia jajaki. Kendati demikian, hingga saat ini belum ada kesepakatan resmi atau transfer yang dikonfirmasi dengan klub tersebut. Hal ini menegaskan bahwa ambisi tersebut masih sebatas peluang yang harus diperjuangkan melalui performa di lapangan.

Di level internasional, Aziz tercatat memiliki tiga penampilan dalam pertandingan persahabatan bersama tim nasional Benin U23 dengan menyumbangkan satu gol. Membela tim nasional senior Benin tetap menjadi impian besar dan target utamanya ke depan.

Bagi Adnan Aziz, babak berikutnya dalam kariernya tidak ditentukan oleh perpindahan geografis semata, melainkan konsistensi penampilan, kedisiplinan, dan kerja keras di lapangan hijau. (*)
Editor: Redaksi
Baca juga
Tersalin!

Berita Terkini

  • Adnan Aziz: Penyerang Asal Benin yang Menatap Peluang Baru di Kancah Sepak Bola Global
  • Adnan Aziz: Penyerang Asal Benin yang Menatap Peluang Baru di Kancah Sepak Bola Global
  • Adnan Aziz: Penyerang Asal Benin yang Menatap Peluang Baru di Kancah Sepak Bola Global
  • Adnan Aziz: Penyerang Asal Benin yang Menatap Peluang Baru di Kancah Sepak Bola Global
  • Adnan Aziz: Penyerang Asal Benin yang Menatap Peluang Baru di Kancah Sepak Bola Global
  • Adnan Aziz: Penyerang Asal Benin yang Menatap Peluang Baru di Kancah Sepak Bola Global