Wamen Pangan Tinjau Penyaluran Bantuan Beras dan Koperasi Desa di Indramayu
INDRAMAYU - Pemerintah terus berkomitmen menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat melalui berbagai program strategis, salah satunya penyaluran Bantuan Pangan Beras. Penyaluran bantuan ini menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian kunjungan kerja Wakil Menteri Pangan Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq, ke Kabupaten Indramayu pada Kamis (18/8/2026).
Kegiatan penyaluran bantuan pangan tersebut dipusatkan di Balai Desa Lobener Lor, Kecamatan Jatibarang. Selain itu, rombongan juga melaksanakan peninjauan ke Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Rambatan Kulon, Kecamatan Lohbener. Kedua agenda ini memiliki benang merah yang sama, yakni memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong kemandirian dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Menteri Pangan Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan bahwa pemerintah secara berkala memantau dinamika harga serta tingkat inflasi, khususnya pada komoditas kebutuhan pokok yang berdampak langsung kepada masyarakat.
"Hal ini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab kita semua. Tugas kita adalah menstabilkan harga pangan melalui berbagai kebijakan," ujar Hanif.
Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara ketersediaan pasokan dan kebutuhan riil di tengah masyarakat. Di sisi lain, para petani sebagai produsen pangan juga harus dipastikan memperoleh harga yang layak atas hasil jerih payah produksi mereka, sehingga kebijakan pangan berjalan seimbang antara keterjangkauan konsumen dan kesejahteraan petani.
Pj. Sekda Kabupaten Indramayu, Aan Hendrajana, menyambut baik dan mengapresiasi kunjungan jajaran pemerintah pusat ke daerahnya. Ia berharap momentum ini semakin memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas pasokan pangan di Indramayu.
"Kami menyampaikan terima kasih atas kunjungan Wakil Menteri Pangan ke Indramayu. Kami berharap sinergi pemerintah pusat dan daerah semakin kuat dalam menjaga ketahanan dan stabilitas pangan," kata Aan.
Sementara itu, Pimpinan Cabang Perum Bulog Indramayu, Apip Wijaya, memaparkan bahwa alokasi Bantuan Pangan Beras untuk periode Juli, Agustus, dan September 2026 ini menyasar sekitar 317.133 Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang tersebar di 317 desa di 31 kecamatan se-Kabupaten Indramayu.
"Sejak tanggal 14 Agustus 2026, program tersebut telah diluncurkan oleh Bupati Indramayu di Desa Terusan. Selanjutnya, untuk penyaluran di Desa Lobener Lor, Kecamatan Jatibarang, jumlah PBP sebanyak 11.296 penerima, khusus di Desa Lobener Lor sendiri mencapai 584 PBP," jelas Apip.
Setiap keluarga penerima manfaat memperoleh alokasi sebanyak 10 kilogram beras setiap bulan, sehingga total bantuan yang diterima mencapai 30 kilogram beras untuk periode tiga bulan penyerahan.
Di samping menyalurkan bantuan sosial, Apip menegaskan bahwa Perum Bulog terus memantau ketersediaan cadangan pangan guna memastikan pasokan beras di wilayah Indramayu tetap aman dan terkendali.
Melalui sinergi yang solid antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Perum Bulog, pengelola koperasi, hingga masyarakat, upaya memperkuat ketahanan pangan yang ditopang oleh peran Indramayu sebagai salah satu lumbung padi nasional diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan. (*)
Editor: Ade Irawan