INDRAMAYU, (nusantaraindonesia.id),- Bupati Indramayu Nina Agustina kembali melaksanakan Safari Ramadan 1445 Hijriah, kali ini di wilayah eks Kawedanan Karangampel yang dipusatkan di Desa Jayalaksana Kecamatan Kedokan Bunder Kabupaten Indramayu, Senin (1/4).

Pada Safari Ramadan tersebut, Bupati Nina Agustina menyalurkan total bantuan senilai Rp2,4 miliar yang diperuntukan bagi marbot masjid, sembako bagi lansia, siswa tidak mampu, honorarium imam masjid dan guru ngaji, serta honorarium guru MDTA yang ada di Kecamatan Juntinyuat, Karangampel, Krangkeng, dan Kedokan Bunder.

Ketua Baznas Kabupaten Indramayu, Aspuri menjelaskan, bantuan yang diberikan di eks Kawedanan Karangampel tersebut yakni marbot masjid sebesar Rp20.500.000, sembako sebesar Rp4.920.000,- siswa tidak mampu sebesar Rp177.500.000,- ke seluruh bantuan tersebut berasal dari dana Baznas.

Selain yang bersumber dari Baznas, bantuan yang disalurkan yakni honorarium imam masjid dan guru ngaji sebesar Rp98.400.000,- dan honorarium guru MDTA sebesar Rp2.178.000.000,- yang bersumber dari APBD Kabupaten Indramayu.

“Terima kasih kepada para muzakki atau pemberi zakat yang telah diserahkan kepada Baznas, hari ini kita salurkan dana zakatnya kepada para mustahik,” kata Aspuri.

Sementara itu Bupati Indramayu Nina Agustina seperti yang disampaikan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Discapil) Kabupaten Indramayu, Akhmad Budiharto mengatakan, pendayagunaan dana zakat ini diharapkan bisa membantu warga yang membutuhkan.

Selain itu, penyaluran honorarium bagi imam masjid dan guru ngaji maupun guru MDTA merupakan bentuk kepedulian dan kecintaan pimpinan daerah kepada para penggerak keagamaan di Kabupaten Indramayu.

“Honorarium atau intensif bagi para guru madrasah ini totalnya mencapai 13 miliar. Semoga ini menjadi penyemangat bagi para guru madrasah dalam mendidik anak-anak dalam belajar agama,” kata Budi.

Pada Safari Ramadan tersebut juga diserahkan 600 sertifikat tanah program PTSL bagi warga Desa Jayalaksana Kecamatan Kedokan Bunder. (Red)