INDRAMAYU, (nusantaraindonesia.id),- Peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-78, menjadi momen penting bagi masyarakat Indonesia. Selain memperingati ulang tahun kemerdekaan, HUT RI selalu diisi dengan berbagai acara dan lomba.


Biasanya, perlombaan yang selalu ada tiap tahunnya adalah makan kerupuk, kelereng, balap karung, bola voli, sepak bola dan lainnya.


Seperti halnya di Desa Kaplongan Lor Kecamatan Karangampel Kabupaten Indramayu. Pemerintah desa setempat menggelar Turnamen sepak bola Kuwu Cup. 


Turnamen sepak bola Kuwu Cup yang diselenggarakan tiap tahun disetiap menjelang HUT Kemerdekaan itu tentunya disambut antusias masyarakat desa setempat.


Pasalnya, turnamen Kuwu Cup itu pesertanya hanya berasal dari tiap-tiap RT yang ada desa Kaplongan Lor. Tentunya turnamen sepak bola antar RT itu untuk mencari bibit-bibit muda yang memiliki talenta sepak bola agar bisa berkembang dimasa depan.


Kuwu (Kepala Desa) Kaplongan Lor, H. Saidi mengatakan, dalam rangka memeriahkan HUT RI yang ke-78 keterlibatan masyarakat sangat penting. Terutama di bidang olahraga sepak bola, yang tentunya untuk mencari bibit-bibit bertalenta yang selama ini terpendam.


"Momen HUT RI yang ke-78 harus dirasakan oleh masyatakat Kaplongan Lor. Sehingga turnamen sepak bola yang kami selenggarakan, keterlibatan masyarakat sangat penting untuk memunculkan talenta yang ada di Desa Kaplongan Lor agar bisa lebih berkembang di masa depan," ujarnya. Sabtu, (19/08/2023).


H. Saidi menambahkan, semarak HUT RI ini menjadi mementum yang tepat bagi pemerintah Desa Kaplongan Lor mendekatkan diri dalam kebersamaan bersama masyarakat. 


"Menang kalah dalam pertandingan sudah biasa. Tujuannya untuk memeriahkan HUT 17 RI dan silaturrahmi," ujarnya.


Sementara itu, salah seorang warga Desa Kaplongan Lor, Junaedi mengapresiasi turnamen sepak bola antar RT ini. Menurutnya, dalam pertandingan sepak bola menang kalah sudah biasa, yang terpenting tetap menjaga sportivitas.


"Paling penting itu menjaga sportivitas selama pertandingan. Turnamen ini untum mempersatukan antar RT. JJadikan turnamen ini sebagai ajang mengasah keterampilan dan menciptakan prestasi." Pungkasnya. (Abdul Jaelani/ NI)