BEKASI, (nusantaraindonesia.id),- Sebanyak 1.500 Pramuka Penggalang dari 50 pangkalan mengikuti Jambore Ranting Kwartir Ranting Cikarang Selatan, yang bertempat di Kampung Simpur, Desa Ciantra Kecamatan Cikarang Selatan, pada Sabtu (12/08/2023).


Camat Cikarang Selatan, Muhammad Said mengungkapkan, momentum tersebut sangat baik untuk menjadi sejarah bagi anak-anak, khususnya Pramuka tingkat penggalang di wilayahnya, untuk belajar disiplin, karakter, dan bekal-bekal kepemimpinan. 


"Tentu harapan kita dengan adanya Jambore Ranting ini dapat melahirkan karakter-karakter yang bagus, kemudian budi pekerti yang baik kepada anak-anak kita di tingkat pramuka penggalang," ungkapnya usai membuka secara resmi perkemahan pramuka tersebut. 


Meskipun kegiatan ini menjadi agenda rutin, lanjut Said, tetapi panitia berusaha sebaik mungkin untuk melakukan persiapan, serta bekerjasama dengan berbagai pihak, sehingga acara perkemahan pramuka ini dapat berjalan dengan maksimal, lancar dan sukses.


"Saya selaku Camat Cikarang Selatan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan memberikan support yang sebesar-besarnya sekaligus menyampaikan terimakasih kepada seluruh panitia dan Pengurus Ranting Kecamatan Cikarang Selatan atas kerja kerasnya sehingga terlaksana kegiatan ini," ungkapnya. 


Said juga berpesan, agar peserta perkemahan dapat mengikuti semua komando dan arahan dari pembina, pembimbing dan pengasuh. Sehingga banyak pesan dan pelajaran yang sangat berharga untuk bisa meniti karir dan cita-cita di masa yang akan datang. 


"Anak-anak ini dilatih bagaimana disiplin, bagaimana hidup tertib, bagaimana solidaritas, bagaimana bermasyarakat hidup dalam bersosial dan bagaimana mempersiapkan diri menjadi calon-calon pemimpin masa depan baik untuk bangsa dan umat," imbuhnya.


Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Jambore Ranting Kwarran Cikarang Selatan, Zifora menjelaskan, persiapan pelaksanaan Jambore Ranting kali ini berbeda dengan sebelumnya, dimana warga Cikarang Selatan turut memberikan masukan kepada Kwarran Cikarang Selatan agar bertempat di wilayahnya. 


"Jadi ada kolaborasi antara warga setempat dengan Kwarran Cikarang Selatan. Mereka memberikan ide lokasi kemudian seperti sebelumnya kita melakukan survei lapangan, dan mereka memberikan ijin untuk pelaksanaan perkemahan ini bertempat di sana," jelasnya. 


Zifora menyebutkan, peserta yang mengikuti perkemahan ini berasal dari 50 pangkalan SD dan SMP Negeri dan Swasta se-Kecamatan Cikarang Selatan. Untuk regu penggalang SD putra dan putri berjumlah 1000 peserta, sedangkan penggalang SMP putra dan putri berjumlah 500 orang. Dengan total panitia yang turut terlibat kurang lebih 100 orang. 


Untuk tema Jambore kali ini yaitu Ceria, Berdedikasi dan Cinta Budaya Nusantara. Dimana kegiatan hari pertama diisi dengan kegiatan upacara pembukaan, anjang sana atau perkenalan antar kemah ke kemah untuk membangun kekompakan dan saling mengenal.


"Kita juga ada kegiatan wild game, pesta kuliner kue tradisional, kemudian karnaval profesi, dimana peserta karnaval menggunakan pakaian profesi. Juga lomba kegiatan keagaamaan seperti kaligrafi, pidato dan lomba untuk peserta yang beragama non muslim," ungkapnya.


Zifora berharap peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian acara hingga puncak akhirnya saat HUT Pramuka dengan ceria, bersemangat, berdedikasi, dan terakhir menunjukkan sikap cinta budaya indonesia sesuai dengan tema Jambore Ranting tahun ini. (Syahrul Amin/ NI)