Road to Porprov XV Jabar: KONI Indramayu Desak Pemkab Segera Realisasikan Dana Pembinaan
INDRAMAYU - Persiapan ratusan atlet Kabupaten Indramayu menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat kini berada dalam fase krusial. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Indramayu mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu untuk segera merealisasikan dana pembinaan sebesar Rp1 miliar yang telah dialokasikan dalam APBD 2026.
Hingga saat ini, anggaran yang sangat dibutuhkan untuk operasional latihan tersebut belum kunjung cair, padahal agenda kompetisi di Bogor, Depok, dan Bekasi sudah di depan mata.
Guna menyelamatkan program latihan yang sudah berjalan, Ketua KONI Indramayu, Yogi Kurniawan, mengambil langkah berani dengan menggelontorkan dana talangan pribadi agar pembinaan tidak terhenti di tengah jalan.
"Kami berinisiatif agar pembinaan olahraga tetap berjalan. Dana talangan menjadi solusi terbaik sambil menunggu anggaran dari Pemkab Indramayu cair," jelas Yogi Kurniawan, Sabtu (09/05/2026).
Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan atas dedikasi atlet dan pelatih yang terus berjuang membawa nama baik Bumi Wiralodra meski di tengah keterbatasan finansial.
Sekretaris Umum KONI Indramayu, Maman Kostaman, menekankan bahwa realisasi anggaran Rp1 miliar tersebut bersifat mendesak karena program Road to Porprov XV sudah memasuki tahapan intensif di masing-masing Cabang Olahraga (Cabor).
Tahun ini, beban KONI Indramayu meningkat signifikan. Jika pada Porprov XIV 2022 Indramayu hanya mengirimkan 250 atlet dari 27 cabor, kali ini jumlahnya membengkak menjadi 307 atlet dari 34 cabor.
"Para atlet membutuhkan suplemen dan sarana berlatih yang biayanya tidak sedikit. Di cabor dayung saja, cost untuk latihan sangat mahal. Tentunya ini membutuhkan dukungan nyata dari pemerintah," tegas Maman yang juga menjabat sebagai Ketua PODSI Indramayu.
Mengingat pelaksanaan Porprov XV akan digelar pada November mendatang di tiga wilayah (Bogor, Depok, dan Bekasi), KONI berharap Pemkab Indramayu tidak hanya mencairkan anggaran rutin, tetapi juga menambah alokasi pada APBD Perubahan.
"Kami berharap pada kebutuhan minimal yaitu Rp4 miliar pada APBD Perubahan nanti," tambah Maman.
KONI berharap komitmen pemerintah daerah terhadap prestasi olahraga dapat segera dibuktikan melalui percepatan administrasi pencairan dana, sehingga fokus para atlet tidak terganggu oleh persoalan logistik dan dapat tampil maksimal demi mengharumkan nama Indramayu di level provinsi. (*)
Pewarta: Edi Yanto • Editor: Abdul Jaelani