Renungan Malam dan Aksi Obor di Tugu Perjuangan: Buruh Indramayu Kenang Jasa Pahlawan Marsinah
INDRAMAYU – Suasana khidmat menyelimuti kawasan Monumen Tugu Perjuangan Indramayu pada Jumat malam (08/05/2026). Puluhan buruh yang tergabung dalam Serikat Gasbumi FSB Migas KASBI berkumpul untuk mengenang jasa Pahlawan Buruh Nasional, Marsinah, melalui aksi refleksi dan renungan malam.
Kegiatan yang diawali dengan pergerakan massa dari Sekretariat Gasbumi di Desa Tegalurung ini berlangsung tertib. Sambil membawa obor sebagai simbol semangat yang tak kunjung padam, massa melakukan *long march* menuju pusat kota di bawah pengawalan ketat personel Polsek Balongan.
Setibanya di Monumen Tugu Perjuangan, rangkaian peringatan diisi dengan berbagai kegiatan yang menyentuh sisi emosional. Massa mengawali prosesi dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars KASBI yang menggema di tengah kesunyian malam.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan puisi yang didedikasikan untuk perjuangan Marsinah, serta mengheningkan cipta bersama. Renungan malam ini menjadi momentum bagi kaum buruh di Indramayu untuk merefleksikan kembali nilai-nilai kegigihan dalam memperjuangkan hak-hak pekerja.
Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, melalui Kapolsek Balongan, AKP Dedi Wahyudi, memberikan apresiasi tinggi kepada para peserta aksi. Meskipun melibatkan aksi berjalan kaki dengan membawa obor, massa tetap mematuhi arahan petugas di lapangan.
“Kehadiran kami bertujuan menjamin keamanan para peserta sekaligus menjaga ketertiban arus lalu lintas. Kami sangat mengapresiasi massa buruh yang telah melaksanakan peringatan secara damai dan tetap tertib hingga acara berakhir,” ujar AKP Dedi Wahyudi.
Kegiatan yang berakhir pada pukul 21.30 WIB tersebut ditutup dengan diskusi santai mengenai berbagai isu serta permasalahan buruh yang berkembang di wilayah Kabupaten Indramayu.
Seluruh tahapan acara berlangsung kondusif dengan penjagaan petugas kepolisian guna memastikan situasi kamtibmas tetap terjaga. Peringatan ini pun diakhiri dengan pembubaran massa secara teratur kembali ke kediaman masing-masing. (*)
Pewarta: Sofwan • Editor: Abdul Jaelani