Prajurit Kodim 0616/Indramayu dan Damkar Gelar Latihan Operasional Armada
INDRAMAYU – Guna meningkatkan kesiapsiagaan dalam menanggulangi bencana kebakaran, Kodim 0616/Indramayu menggelar latihan bersama dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Indramayu. Kegiatan yang bertujuan memperkuat sinergitas TNI AD dan Pemerintah Daerah ini dilaksanakan di Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0616/Indramayu, Senin (4/5).
Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0616/Indramayu, Mayor Inf Rosidi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada tim Damkar Indramayu yang telah memberikan pembekalan teknis kepada para prajurit.
"Melalui latihan ini, prajurit Kodim 0616/Indramayu akan lebih memahami tata cara penggunaan serta operasional kendaraan Damkar yang kami miliki secara profesional," ujar Mayor Inf Rosidi.
Sebagai tindak lanjut dari pelatihan ini, Kodim 0616/Indramayu berencana membentuk dua tim khusus pemadam kebakaran. Masing-masing tim akan terdiri dari enam personel yang memiliki kualifikasi dalam mengawaki armada Damkar.
"Ke depan, jika ada kejadian kebakaran di wilayah Indramayu, tim kami siap dilibatkan untuk membantu Damkar. Kami ingin selalu terlibat aktif dalam pengamanan situasi darurat di masyarakat," tegas Kasdim.
Ia juga menekankan kepada seluruh anggota tim untuk tetap semangat dan siap siaga meski di tengah kesibukan tugas kewilayahan lainnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kabid Damkar Indramayu, Jajat Wibisono, S.IP., memaparkan bahwa materi latihan meliputi berbagai aspek krusial, mulai dari pengenalan alat hingga praktik lapangan.
Beberapa poin utama dalam pelatihan tersebut di antaranya:
Pengoperasian Armada: Tata cara mengemudikan dan mengoperasikan sistem pompa pada mobil pemadam.
Teknik Pemadaman: Simulasi tata cara menyemprot atau menembak air ke arah titik api secara efektif.
Pengenalan Alat: Edukasi penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), selang (hose), serta peralatan pendukung pemadaman lainnya.
Jajat berharap sinergi antara Pemkab Indramayu dan Kodim 0616 terus terjalin erat, terutama dalam menangani kebakaran di wilayah perkotaan yang padat penduduk.
"Proses pemadaman api memiliki risiko tinggi. Saya berpesan kepada seluruh anggota, baik dari Damkar maupun Kodim, agar selalu mengutamakan keselamatan. APD harus lengkap dan kewaspadaan harus maksimal karena kita berhadapan langsung dengan bahaya api," pungkas Jajat.
Latihan bersama ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam menciptakan sistem penanggulangan bencana yang terintegrasi di Kabupaten Indramayu, demi memberikan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat. (*)
Editor: Ucup Supriyatno