Polsek Sliyeg Bentengi Siswa SMPN 2 Sliyeg Indramayu dari Bahaya Narkoba dan Tawuran
INDRAMAYU - Menyadari pentingnya menjaga masa depan generasi muda dari berbagai ancaman sosial, Polsek Sliyeg jajaran Polres Indramayu kembali menggencarkan program "Police Goes to School". Kegiatan pembinaan kesadaran hukum ini menyasar ratusan pelajar di SMPN 2 Sliyeg, Desa Tambi, Kecamatan Sliyeg, Rabu (6/5).
Hadir sebagai narasumber utama, Kanit Binmas Polsek Sliyeg Aiptu Akis Jahari, S.H., M.H., memberikan materi edukatif dalam suasana dialogis. Program ini dirancang bukan sekadar sosialisasi formal, melainkan upaya preventif untuk membangun mentalitas siswa yang taat hukum sejak usia dini.
Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, melalui Kapolsek Sliyeg AKP Edi Mulyana S., menegaskan bahwa sekolah merupakan mitra strategis kepolisian dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif di masa depan.
"Edukasi sejak dini sangat krusial. Kami memberikan pemahaman mendalam mengenai dampak buruk tawuran, bahaya laten penyalahgunaan narkoba, hingga cara bijak menggunakan media sosial agar para siswa tidak terjebak dalam masalah hukum di kemudian hari," jelas AKP Edi Mulyana.
Dalam paparannya, Aiptu Akis Jahari tidak hanya menyoroti aspek kriminalitas, tetapi juga menekankan pentingnya disiplin berlalu lintas serta etika terhadap guru dan orang tua. Kedekatan emosional antara polisi dan pelajar sengaja dibangun agar para siswa merasa terlindungi dan tidak takut untuk melapor jika menemui tindakan perundungan (bullying) atau kekerasan di lingkungan sekolah.
"Kami ingin adik-adik pelajar merasa bahwa polisi adalah sahabat mereka. Dengan rasa aman, mereka bisa lebih fokus dalam mengejar prestasi dan mengembangkan bakat positif," tambah Aiptu Akis di hadapan para siswa.
Melalui momentum ini, Polsek Sliyeg berharap para siswa SMPN 2 Sliyeg dapat menjadi agen perubahan di lingkungan tempat tinggal masing-masing. Pembinaan ini diharapkan mampu menekan angka kenakalan remaja yang seringkali bermula dari kurangnya pemahaman terhadap konsekuensi hukum.
"Harapan besar kami, melalui pembinaan rutin ini, para siswa dapat menjauhi hal-hal negatif dan berkomitmen penuh pada prestasi. Dengan generasi muda yang tertib hukum, Harkamtibmas di wilayah Sliyeg pun akan terjaga dengan sendirinya," pungkas Kapolsek. (*)
Pewarta: Edi Yanto • Editor: Abdul Jaelani