Persiapan Porprov 2026, 34 Cabor di Indramayu Menanti Janji Anggaran Rp4 Miliar dari Pemkab



INDRAMAYU – Sejumlah cabang olahraga (cabor) yang bernaung di bawah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Indramayu kini tengah dalam posisi menanti. Mereka menunggu realisasi dukungan anggaran yang dijanjikan Pemerintah Kabupaten Indramayu guna menghadapi perhelatan akbar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV yang akan digelar November mendatang.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, anggaran sebesar Rp4 Miliar direncanakan akan dikucurkan untuk memfasilitasi kebutuhan atlet, pelatih, hingga operasional di 34 cabang olahraga. Dukungan finansial ini sangat krusial mengingat Porprov 2026 akan diselenggarakan di tiga lokasi berbeda, yakni Kota Bekasi, Bogor, dan Depok.

Sekretaris Umum Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kabupaten Indramayu, Ade, menegaskan bahwa ketersediaan anggaran bukan sekadar angka, melainkan napas bagi keberlangsungan pembinaan atlet menuju prestasi maksimal.

“Kita masih menunggu. Anggaran itu bagi kami adalah urat nadi dalam memacu prestasi atlet,” jelas Ade, yang juga merupakan pelatih senior sepak takraw di Indramayu. Meski anggaran belum cair, Ade memastikan proses latihan para atlet andalan tetap berjalan demi menjaga kondisi fisik dan teknik.

Kondisi serupa dirasakan oleh cabang olahraga Judo. Ketua Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kabupaten Indramayu, Edi Sunaryo, mengungkapkan bahwa Judo sangat bergantung pada alokasi dana dari Pemkab karena tidak memiliki sponsor swasta atau "bapak angkat".

“Jujur, Judo sangat bergantung pada anggaran dari Pemkab Indramayu. Padahal, prestasi Judo cukup menjanjikan dengan sumbangan empat medali perunggu pada Porprov tahun lalu, meski dengan sarana latihan mandiri di Kecamatan Arahan,” ujar Edi.

Berdasarkan informasi yang diterima melalui Sekretaris KONI Indramayu, Maman Kostaman, anggaran tersebut semula diprediksi akan cair pada bulan Mei ini. Edi berharap janji tersebut tidak meleset demi menjaga motivasi para atlet.

“Bila meleset, kami akan mengajak cabor-cabor lain untuk duduk bersama membahas ini. Kita ingin melihat sejauh mana kepedulian Pemkab dalam mengangkat prestasi olahraga daerah,” tegasnya.

Ketergantungan terhadap dukungan finansial pemerintah daerah menjadi isu kolektif bagi seluruh cabor di bawah naungan KONI Indramayu. Dengan waktu persiapan yang menyisakan beberapa bulan saja, dukungan finansial yang matang dan maksimal dari Pemerintah Kabupaten Indramayu menjadi kunci utama bagi kontingen Bumi Wiralodra untuk mendulang medali dan mengangkat prestise daerah di kancah olahraga Jawa Barat. (*)
Editor: Ade Irawan
Baca juga
Tersalin!

Berita Terkini

  • Persiapan Porprov 2026, 34 Cabor di Indramayu Menanti Janji Anggaran Rp4 Miliar dari Pemkab
  • Persiapan Porprov 2026, 34 Cabor di Indramayu Menanti Janji Anggaran Rp4 Miliar dari Pemkab
  • Persiapan Porprov 2026, 34 Cabor di Indramayu Menanti Janji Anggaran Rp4 Miliar dari Pemkab
  • Persiapan Porprov 2026, 34 Cabor di Indramayu Menanti Janji Anggaran Rp4 Miliar dari Pemkab
  • Persiapan Porprov 2026, 34 Cabor di Indramayu Menanti Janji Anggaran Rp4 Miliar dari Pemkab
  • Persiapan Porprov 2026, 34 Cabor di Indramayu Menanti Janji Anggaran Rp4 Miliar dari Pemkab