Kebakaran di Kilang Rajaiyang Losarang Indramayu: Kronologi, Dampak, dan Hasil Olah TKP Awal


INDRAMAYU – Fasilitas pemuatan (loading) minyak mentah di Kilang Rajaiyang, Desa Rajaiyang, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, dilanda kebakaran pada Rabu (6/5) siang. Peristiwa yang terjadi di tengah aktivitas operasional tersebut sempat memicu kobaran api besar sebelum akhirnya berhasil dikendalikan oleh tim gabungan.

Merespons insiden di kawasan objek vital tersebut, Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang bersama Dandim 0616/Indramayu Letkol Arm Tulus Widodo langsung turun ke lokasi untuk memantau proses pengamanan perimeter dan memastikan situasi kembali kondusif.

Berdasarkan data yang dihimpun dari pihak kepolisian, peristiwa kebakaran ini bermula sekira pukul 12.15 WIB. Saat itu, aktivitas pengisian atau pemuatan minyak mentah ke dalam armada tangki sedang berlangsung seperti biasa.

Menurut penjelasan Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno, yang meneruskan laporan dari Kapolsek Losarang AKP H. Suhendi, percikan api pertama kali muncul secara mendadak dari bagian konstruksi fasilitas loading-unloading.

"Percikan api tersebut dengan cepat berkembang menjadi kobaran besar. Hal ini dipicu oleh keberadaan uap minyak serta material mentah yang sangat mudah terbakar di sekitar area pengisian," ungkap AKP Tarno melalui keterangan tertulisnya.

Api yang membesar dalam waktu singkat langsung merembet dan menyambar satu unit kendaraan tangki milik PT Risma dengan nomor polisi E 9154 AI yang berada di posisi pengisian.

Meskipun petugas operator dan tim pengamanan internal kilang sempat melakukan upaya pemadaman awal menggunakan alat seadanya, karakteristik kebakaran minyak membuat api sulit dijinakkan.

Amukan si jago merah baru berhasil dilokalisir dan dipadamkan secara total pada pukul 14.48 WIB, setelah Tim Damkar Pertamina tiba di lokasi dan melakukan lokalisasi menggunakan air serta cairan busa khusus (foam).

Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Namun, kerugian materiil dipastikan cukup besar meliputi ludesnya 1 (satu) unit armada truk tangki PT Risma dan kerusakan sebagian pada instalasi utama fasilitas loading-unloading.

Guna memastikan penyebab pasti kejadian, Satreskrim Polres Indramayu telah memasang garis polisi di lokasi kejadian dan mulai melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) awal.

“Dugaan sementara, insiden ini dipicu oleh adanya percikan api akibat gesekan mekanis pada fasilitas loading atau terdapat gangguan teknis pada instalasi yang kemudian menyambar uap minyak. Penyelidikan mendalam masih terus kami lakukan,” pungkas AKP Tarno.

Sementara itu, pihak manajemen perusahaan dilaporkan tengah melakukan inventarisasi menyeluruh untuk menghitung total nilai kerugian akibat peristiwa tersebut. (*)
Editor: Ucup Supriyatno
Baca juga
Tersalin!

Berita Terkini

  • Kebakaran di Kilang Rajaiyang Losarang Indramayu: Kronologi, Dampak, dan Hasil Olah TKP Awal
  • Kebakaran di Kilang Rajaiyang Losarang Indramayu: Kronologi, Dampak, dan Hasil Olah TKP Awal
  • Kebakaran di Kilang Rajaiyang Losarang Indramayu: Kronologi, Dampak, dan Hasil Olah TKP Awal
  • Kebakaran di Kilang Rajaiyang Losarang Indramayu: Kronologi, Dampak, dan Hasil Olah TKP Awal
  • Kebakaran di Kilang Rajaiyang Losarang Indramayu: Kronologi, Dampak, dan Hasil Olah TKP Awal
  • Kebakaran di Kilang Rajaiyang Losarang Indramayu: Kronologi, Dampak, dan Hasil Olah TKP Awal