Kawal Aspirasi Buruh di Monas, Polres Indramayu Pastikan Keselamatan 122 Massa Aksi May Day 2026
JAKARTA – Kepolisian Resor (Polres) Indramayu berkomitmen memberikan perlindungan maksimal bagi warganya yang menyampaikan aspirasi di ibu kota. Personel Polres Indramayu melakukan pengamanan dan pengawalan melekat terhadap massa buruh asal Kabupaten Indramayu yang mengikuti peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di kawasan Tugu Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/5).
Langkah pengamanan ini merupakan instruksi langsung dari Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, untuk memastikan bahwa warga Indramayu yang berada di Jakarta mendapatkan rasa aman dan dapat menyuarakan pendapatnya secara kondusif.
Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, menjelaskan bahwa pengamanan ini dilakukan secara langsung di lokasi aksi sejak pukul 08.00 WIB. Jajaran Polres Indramayu tidak hanya melepas keberangkatan dari daerah, tetapi juga hadir mendampingi massa hingga ke titik pusat unjuk rasa.
"Kegiatan pengamanan massa unjuk rasa dalam rangka May Day Tahun 2026 ini dilaksanakan langsung di lokasi aksi, yakni Tugu Monas Jakarta. Personel kami melekat langsung dengan massa guna memberikan rasa aman," ujar AKP Tarno dalam keterangannya, Sabtu (2/5).
Berdasarkan data kepolisian, terdapat kurang lebih 122 orang masyarakat asal Kabupaten Indramayu yang tergabung dalam aksi unjuk rasa di Jakarta tersebut.
Dalam pelaksanaannya, Kapolres Indramayu diwakili oleh Wakapolres Indramayu beserta sejumlah perwira yang masuk dalam surat perintah (sprin) pengamanan khusus.
Tujuan utama dari pengawalan jarak jauh ini adalah Antisipasi Gangguan Keamanan, Pelayanan Humanis dan Jaminan Keselamatan Pulang-Pergi.
Kehadiran personel Polres Indramayu di lokasi Tugu Monas mendapat apresiasi dari massa buruh, karena dirasa memberikan ketenangan selama mereka menjalankan hak konstitusionalnya.
Hingga aksi berakhir, situasi dilaporkan tetap terkendali dan massa buruh asal Indramayu dapat membubarkan diri dengan tertib untuk menempuh perjalanan pulang ke Bumi Wiralodra. (*)
Editor: Ucup Supriyatno