Jembatan Ilmu Praktis, 58 Mahasiswa PEM Akamigas Cepu Bedah Teknologi Kilang di Pertamina RU VI Balongan
INDRAMAYU - PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit VI Balongan kembali menunjukkan perannya sebagai pusat edukasi industri migas nasional. Kali ini, Kilang Balongan berbagi pengetahuan dan pengalaman operasional kepada 58 mahasiswa serta dosen pembimbing dari Fakultas Teknik Pengolahan Migas, PEM Akamigas Cepu, dalam rangkaian kunjungan industri, Rabu (6/5).
Acara yang dipusatkan di Ruang Agent of Change (AOC), Gedung Kolaboratif RU VI Balongan ini, berlangsung interaktif. Para mahasiswa tampak antusias menggali informasi mendalam mengenai teknis pengolahan energi yang menjadi tulang punggung kebutuhan nasional.
Dalam menyambut rombongan, Jr. Officer II Communication & Compliance selaku Pjs. Area Manager Communication, Relation & CSR RU VI, Rizky Anggia, menyatakan bahwa kunjungan ini dirancang untuk memberikan kesan mendalam serta membantu mahasiswa menyelaraskan teori kampus dengan realita lapangan.
“Diharapkan melalui kegiatan ini teman-teman mahasiswa mendapatkan wawasan yang lebih mendalam, khususnya mengenai teknik pengolahan migas sesuai bidang pendidikan yang dijalani,” ujar Rizky.
Selain membedah proses produksi dan tour kilang, para mahasiswa dibekali materi krusial mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Rizky menekankan bahwa operasional RU VI tidak hanya bicara soal minyak dan gas, tetapi juga tentang integritas keselamatan dan pengembangan sumber daya manusia di sekitar kilang.
Salah satu yang disorot adalah program Rumah UMKM Teras Balongan. Program ini menjadi wadah bagi lebih dari 20 UMKM lokal di Indramayu mulai dari kuliner hingga fashion untuk naik kelas. Melalui paparan ini, mahasiswa diajak melihat bahwa industri besar harus mampu memberikan nilai positif dan jembatan ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Dosen Pembimbing PEM Akamigas, Farid Alfaliki Hamid, S.Si, M.T, mengungkapkan bahwa kunjungan ini merupakan bagian penting dari kurikulum untuk memperoleh ilmu praktis.
“Kami berharap mahasiswa dapat memperoleh gambaran nyata tentang implementasi materi kuliah yang selama ini telah mereka pelajari di kelas,” ungkap Farid.
Kesan mendalam juga disampaikan oleh Muhammad Barrel Sefaldin, mahasiswa Prodi Teknik Pengolahan Migas. Ia mengaku mendapatkan perspektif baru setelah melihat langsung fasilitas teknis yang selama ini hanya dipelajari melalui buku teks.
“Kami diajak menjelajahi berbagai fasilitas seperti tower distilasi, alat pemisah, dan mesin pengolahan. Interaksi langsung dengan para profesional di sini memberikan wawasan berharga tentang tantangan nyata dan peluang karier di industri migas,” pungkas Barrel.
Melalui sharing session ini, Pertamina RU VI Balongan terus berkomitmen mendukung dunia pendidikan guna mencetak generasi ahli migas yang kompeten dan memiliki kepedulian sosial tinggi. (*)
Pewarta: Sofwan • Editor: Abdul Jaelani