Sinergi Polsek Krangkeng Ajak Tokoh Desa Srengseng Bentengi Kamtibmas Melalui Dialog Lesehan
INDRAMAYU – Menjaga stabilitas keamanan tidak selalu dilakukan dengan patroli formal. Polsek Krangkeng, Polres Indramayu, memilih pendekatan humanis dengan menggelar dialog santai sambil duduk lesehan bersama elemen masyarakat di Desa Srengseng, Kecamatan Krangkeng, Rabu (15/4/2026).
Kegiatan yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Srengseng, Aipda Demi Sentosa, ini menyasar para tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga tokoh pemuda. Melalui skema Door to Door System (DDS), Polri berupaya menyerap aspirasi sekaligus mengedukasi warga agar tidak mudah terprovokasi isu negatif.
Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, melalui Kapolsek Krangkeng AKP Nandang Supriatna, menegaskan bahwa peran tokoh desa sangat sentral sebagai perpanjangan tangan kepolisian dalam mengedukasi warga.
"Kehadiran Polri di tengah para tokoh adalah untuk mempererat sinergitas. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan guna mengantisipasi aksi kejahatan C3 (Curat, Curas, dan Curanmor)," jelas AKP Nandang Supriatna.
Selain fokus pada kriminalitas jalanan, pihak kepolisian memberikan perhatian khusus pada perilaku remaja. Para tokoh dihimbau untuk lebih ketat mengawasi kaum muda agar menghindari konvoi kendaraan dan aktivitas nongkrong hingga larut malam demi mencegah potensi tawuran antar kelompok.
Dalam kesempatan tersebut, Aipda Demi Sentosa juga menekankan pentingnya ketaatan pada hukum. Ia meminta masyarakat untuk menjauhi aksi main hakim sendiri dan lebih mengedepankan koordinasi dengan pihak berwajib jika menemukan dugaan tindak pidana.
Sebagai langkah respons cepat, warga didorong memanfaatkan layanan pengaduan WhatsApp "Lapor Pak Polisi Siap Mas Indramayu" di nomor 0819 9970 0110 atau melapor langsung ke Mapolsek terdekat.
"Sinergi yang kuat antara Polri dan tokoh masyarakat adalah benteng pertahanan utama dalam menjaga Kamtibmas," pungkas Kapolsek. Melalui pendekatan kekeluargaan ini, diharapkan Desa Srengseng tetap menjadi wilayah yang aman, tertib, dan damai. (*)
~2.jpeg)