Mediasi Konflik Trayek, Bus Primajasa Dilarang Ambil Penumpang Patrol-Indramayu
INDRAMAYU - Ketegangan yang sempat terjadi antara pengemudi bus Primajasa dengan sopir angkutan elf di Jalan Terusan Sindang, Kabupaten Indramayu, akhirnya menemui titik terang. Insiden pencegatan yang sempat viral di media sosial pada Senin pagi tersebut dipicu oleh sengketa trayek dan perebutan calon penumpang di jalur Indramayu-Patrol. Beruntung, aksi spontanitas tersebut tidak berujung anarkis setelah pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan (Dishub) bergerak cepat melakukan mediasi.
Pertemuan mediasi dilangsungkan di Kantor Dishub Kabupaten Indramayu, Jalan Raya Desa Terusan, Kecamatan Sindang. Pertemuan ini menghadirkan perwakilan sopir elf, supir angkot, pengurus bus Primajasa, serta aparat keamanan guna mencari jalan tengah. Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, melalui Kapolsek Sindang AKP Karnala, menegaskan pihaknya mengedepankan pendekatan musyawarah untuk meredam konflik di lapangan.
"Kami meminta kepada kedua belah pihak agar menyikapi permasalahan ini dengan kepala dingin. Selesaikan secara musyawarah dan jangan sampai melakukan tindakan anarkis yang justru merugikan diri sendiri serta mengganggu kondusivitas wilayah Indramayu," tegas AKP Karnala.
Dalam audiensi tersebut, perwakilan sopir elf, Akbar, mengeluhkan penurunan pendapatan sejak bus antar kota mengambil penumpang di jalur pendek. Setelah diskusi yang alot, mediasi menghasilkan dua poin kesepakatan penting. Pertama, bus Primajasa dilarang mengambil calon penumpang dari arah Patrol menuju Indramayu dan hanya diperbolehkan mengambil penumpang dari arah sebaliknya. Kedua, kedua belah pihak berjanji tidak akan melakukan aksi anarkis atau pencegatan di jalanan.
Febri, selaku pengurus bus Primajasa, menyambut baik hasil kesepakatan ini dan berkomitmen menyosialisasikan aturan baru tersebut kepada seluruh kru di lapangan guna menjamin keselamatan penumpang. Kegiatan yang juga dihadiri Kasi Lalin Dishub Indramayu, Dedi S, berakhir dengan situasi yang aman dan kondusif. (*)
