Bertemu Bupati Lucky Hakim, Makom Albab Indramayu Soroti Masalah Sampah hingga Narkoba


INDRAMAYU — Pengurus Majelis Komunikasi Alumni Babakan (Makom Albab) Kabupaten Indramayu menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis saat menyambangi Bupati Indramayu, Lucky Hakim, di Pendopo Indramayu, Senin (6/4) malam. Rekomendasi hasil Musyawarah Cabang (Muscab) tersebut menyoroti tiga isu krusial: darurat sampah, maraknya peredaran minuman keras (miras), serta ancaman narkoba.

​Ketua Makom Albab Indramayu, Imam Rosadi, mengajak pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat untuk memperkuat sinergi dalam menyelesaikan persoalan kebersihan. Kolaborasi dinilai menjadi kunci utama untuk mengembalikan Indramayu sebagai daerah yang bersih dan nyaman bagi warganya.

​Selain masalah lingkungan, Makom Albab menekankan pentingnya penanganan serius terhadap peredaran narkoba. Mereka mendorong penegakan hukum yang konsisten, peningkatan pengawasan lintas sektor, serta peran aktif masyarakat melalui edukasi dan pendampingan rehabilitasi.

​“Kami memohon kepada pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk bertindak tegas. Ini bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga menyangkut peradaban generasi ke depan,” tegas Rosadi di hadapan Bupati.

​Menanggapi masukan tersebut, Bupati Indramayu Lucky Hakim memberikan apresiasi atas kepedulian Makom Albab. Ia mengakui bahwa pengelolaan sampah dan keterbatasan anggaran saat ini masih menjadi tantangan besar bagi pemerintah daerah.

​“Kami akan terus berupaya, termasuk mencari dukungan anggaran dari pemerintah pusat melalui jalur normatif. Terkait sampah, saya sudah berkoordinasi dengan Menteri Lingkungan Hidup, DPR RI, dan pihak terkait lainnya,” ujar Lucky Hakim.

​Bupati Lucky juga memaparkan bahwa pihaknya telah menginisiasi gerakan pemilahan sampah di lingkungan sekolah. Kecamatan Krangkeng telah ditunjuk sebagai wilayah percontohan (pilot project) yang ditargetkan mulai berjalan pada April ini. Jika berhasil, program tersebut akan dievaluasi untuk diterapkan secara masif di seluruh wilayah Indramayu.

​Mengenai peredaran miras, Bupati Lucky menyebut hal tersebut sebagai pekerjaan rumah (PR) besar yang membutuhkan kerja sama kolektif antara pemerintah, legislatif, aparat hukum, hingga tokoh agama.

​Audiensi ini ditutup dengan harapan kuat agar sinergi antara pemerintah daerah dan elemen masyarakat semakin solid dalam menciptakan wilayah yang bersih, aman, dan berdaya saing, sekaligus melindungi generasi muda demi mewujudkan visi Indramayu REANG. (*)

Editor: Abdul Jaelani
Baca juga
Tersalin!

Berita Terkini

  • Bertemu Bupati Lucky Hakim, Makom Albab Indramayu Soroti Masalah Sampah hingga Narkoba
  • Bertemu Bupati Lucky Hakim, Makom Albab Indramayu Soroti Masalah Sampah hingga Narkoba
  • Bertemu Bupati Lucky Hakim, Makom Albab Indramayu Soroti Masalah Sampah hingga Narkoba
  • Bertemu Bupati Lucky Hakim, Makom Albab Indramayu Soroti Masalah Sampah hingga Narkoba
  • Bertemu Bupati Lucky Hakim, Makom Albab Indramayu Soroti Masalah Sampah hingga Narkoba
  • Bertemu Bupati Lucky Hakim, Makom Albab Indramayu Soroti Masalah Sampah hingga Narkoba