Tradisi Berbagi Ramadan 1447 H: Kecamatan Karangampel Rawat Budaya Gotong Royong
Aksi ini bukan sekadar rutinitas pembagian makanan menjelang berbuka, melainkan upaya simbolis untuk menghidupkan kembali nilai-nilai kearifan lokal, yakni gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Sekcam Karangampel menekankan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memantik semangat kesalehan sosial. Ia berharap gerakan kecil dari instansi pemerintah ini dapat menginspirasi kelompok masyarakat atau komunitas lain untuk turut melakukan hal serupa.
"Ramadan adalah bulan di mana tangan di atas jauh lebih baik. Kami ingin memberikan contoh bahwa dengan berbagi, kita tidak hanya membantu warga yang masih di perjalanan, tetapi juga memperkuat urat nadi kebersamaan di Karangampel," tutur Dinar Novikasari.
Target utama dari aksi ini adalah para "pejuang jalanan"—mulai dari pengendara angkutan umum, tukang ojek, hingga warga yang belum sempat sampai di rumah saat waktu berbuka tiba. Dengan senyum ramah, jajaran PKK membagikan satu per satu paket takjil, memastikan kegembiraan berbuka puasa dapat dirasakan secara merata.
"Melihat antusiasme warga, kami merasakan bahwa nilai kebersamaan di wilayah kita masih sangat kuat. Inilah modal sosial yang paling berharga bagi kemajuan kecamatan kita," tambahnya.
Kegiatan yang berlangsung tertib ini memberikan atmosfer positif bagi lingkungan sekitar. Banyak warga yang mengapresiasi langkah cepat pemerintah kecamatan dalam menyemarakkan syiar Ramadan melalui aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
Melalui gerakan ini, Pemerintah Kecamatan Karangampel membuktikan bahwa birokrasi tidak hanya soal administrasi, tetapi juga soal hati dan pengabdian kepada nilai-nilai religius yang luhur. (*)