Sambut Ramadan, PWP Kilang Balongan Tebar Kebaikan Melalui Penyaluran Bantuan Sosial
INDRAMAYU - Persatuan Wanita Patra (PWP) Tingkat Wilayah Refinery Unit VI Balongan kembali memanfaatkan momentum bulan Ramadan 1447 Hijriah untuk menebar kebaikan. Aksi sosial ini diwujudkan melalui penyaluran bantuan dan santunan kepada sejumlah yayasan rumah yatim, pondok pesantren, imam masjid, hingga penyandang disabilitas di wilayah Indramayu.
Sebanyak tujuh yayasan menjadi penerima manfaat dalam program ini, di antaranya Rumah Yatim ArRahimah, Rumah Yatim Abu Hurairah, Yayasan Manba’ul Huda Darussalam, Ponpes Shohibul Barokah, Panti Sosial SLB Negeri Mutiara Hati, Ponpes Miftahul Huda Singajaya, dan RTQ Ulil Albab Cabang Tegalurung. Selain itu, santunan juga diberikan kepada imam dan kru Masjid Sabilul Muttaqin, serta guru TPA-MDTA Sabilul Muttaqin Bumi Patra.
Bantuan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing lembaga, meliputi perlengkapan kamar tidur, alat tulis kantor (ATK), peralatan olahraga, peralatan memasak, hingga perlengkapan ibadah seperti sajadah dan mukena.
Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Ketua PWP Tingkat Wilayah RU VI Balongan, Erlita Yulianto Triwibowo, pada 24 Februari 2026 lalu di Gedung Patra Ayu, Perumahan Bumi Patra. Selanjutnya, bantuan tersebut didistribusikan langsung ke tiap penerima oleh pengurus Bidang Sosial Budaya PWP RU VI Balongan.
Erlita menyampaikan bahwa bakti sosial ini merupakan agenda kerja Bidang Sosial Budaya sebagai bentuk perhatian dan kasih sayang organisasi kepada lingkungan sekitar kilang.
“Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi penerima, serta membawa keberkahan dan kebaikan bagi kita semua,” ujar Erlita Yulianto Triwibowo.
Apresiasi senada disampaikan oleh Ketua Rumah Yatim Abu Hurairah, Ustadz Mustafid, S.Sos. Mewakili para penerima manfaat, ia menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang sangat menunjang kebutuhan para santri.
“Kami doakan keluarga besar PWP diberikan pahala dan keberkahan, serta operasional Kilang Balongan diberi kelancaran dan keselamatan,” pungkas Ustadz Mustafid. (*)
