Pekerja Kilang Balongan Indramayu Salurkan 7,8 Ton Beras Zakat ke Warga Sekitar
Total bantuan yang disebarkan mencapai lebih dari 7,8 ton beras, di mana setiap paket berisi 5 Kg beras premium. Penyaluran telah dimulai sejak 2 Maret 2026 di Desa Majakerta dan Desa Balongan, serta dijadwalkan terus berlangsung ke desa-desa lainnya hingga 10 Maret 2026.
Berbeda dengan program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, sumber dana bantuan ini memiliki nilai filosofis dan spiritual yang mendalam bagi internal Pertamina. Seluruh bantuan ini murni berasal dari zakat, infak, dan sedekah (ZIS) para pekerja muslim yang dipotong secara otomatis melalui payroll gaji bulanan mereka.
Ketua Bazma Refinery Unit Balongan, Ari Wicaksono, menegaskan bahwa program ini adalah upaya memastikan keberkahan operasional kilang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat terdekat.
“Melalui pemotongan zakat penghasilan setiap bulan, kami ingin memastikan keberkahan operasional kilang juga dirasakan langsung di meja makan tetangga-tetangga terdekat kami,” ungkap Ari Wicaksono.
Area Manager Communication, Relation & CSR Kilang Balongan, Cecep Supriyatna, menambahkan bahwa pemilihan Desa Majakerta dan Balongan sebagai titik awal distribusi dilakukan karena lokasi tersebut bersinggungan langsung dengan area operasional.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi warga dan memberikan manfaat di bulan puasa ini serta akan mempererat tali silaturahmi,” jelas Cecep.
Distribusi beras premium ini akan terus dilakukan secara bertahap hingga seluruh mustahik di desa-desa yang telah ditentukan menerima haknya, sebagai bukti nyata bahwa kehadiran Kilang Balongan membawa manfaat sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat Indramayu. (*)