Kapolsek Karangampel Minta Masukan Solutif, Bukan Sekadar Mencibir di Belakang


INDRAMAYU, Kapolsek Karangampel, AKP Maryudi SH, memberikan pernyataan terbuka mengenai tantangan tugas kepolisian dan keterbukaan institusinya terhadap masukan publik. Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Koordinasi (Rakor) bersama unsur Muspika, para Kuwu, dan Forum Wartawan Indramayu Timur (FORWIT) di Aula Kecamatan Karangampel Kabupaten Indramayu, Selasa (31/3/2026).
​Dalam sambutannya, AKP Maryudi secara blak-blakan menyebut bahwa tugas polisi sering kali bersinggungan dengan pembatasan kebebasan masyarakat demi tegaknya aturan. Ia menyadari bahwa setiap tindakan kepolisian pasti akan melahirkan dua persepsi yang berbeda di mata masyarakat.

​"Polisi itu bukan alat pemuas dan tidak bisa dijadikan alat pemuas. Rata-rata kerja polisi itu membatasi kesenangan atau kebebasan masyarakat. Maka pasti akan ada dua versi; yang dibantu merasa senang, yang tidak dibantu pasti kecewa. Itu akan terus terjadi," ujar AKP Maryudi di hadapan peserta rapat.
​Meski memegang tongkat komando di wilayah hukum Karangampel, AKP Maryudi menunjukkan sisi humanis dengan menyatakan bahwa otoritasnya tidak berarti apa-apa tanpa sinergi dengan unsur masyarakat dan pemerintah desa. Ia menolak anggapan adanya peran tunggal atau "Superman" dalam menyelesaikan masalah wilayah.

​"Saya di sini nggak ada apa-apanya tanpa dukungan Bapak dan Ibu semua. Kapolsek itu 'nol' sebenarnya. Setiap ada permasalahan, saya selalu minta kerja sama. Tanpa dukungan Bapak dan Ibu, ya percuma," tegasnya.

​Lebih lanjut, Kapolsek menantang seluruh pihak untuk bersikap objektif dan berani memberikan masukan langsung terhadap kinerja anggotanya. Ia menekankan agar komunikasi dilakukan secara dua arah demi mencari solusi, bukan sekadar keluhan di media sosial atau pembicaraan di belakang.

​"Mari kita jalankan bersama, kritik kalau ada yang tidak benar. Kalau ada hal yang tidak disukai dari kinerja kami, silakan hadir dan bicara ke saya, kita cari solusinya. Saya paling tidak suka kalau hanya mencibir di belakang tanpa memberi solusi; itu solusinya nol," tambahnya lagi.

​Menutup sambutannya, perwira pertama Polri ini berharap masa dinasnya di Karangampel dapat memberikan dampak nyata yang dirasakan oleh warga. Ia berkomitmen untuk terus berkoordinasi erat dengan unsur desa, Camat, Danramil, dan instansi terkait lainnya.

​"Saya ingin menjadi orang yang ada manfaatnya setelah dinas di Karangampel, sehingga nanti saat saya lepas tugas, ada jejak baik yang saya tinggalkan untuk masyarakat," pungkasnya. (*)
Pewarta: Edi Yanto • Editor: Abdul Jaelani
Baca juga
Tersalin!

Berita Terkini

  • Kapolsek Karangampel Minta Masukan Solutif, Bukan Sekadar Mencibir di Belakang
  • Kapolsek Karangampel Minta Masukan Solutif, Bukan Sekadar Mencibir di Belakang
  • Kapolsek Karangampel Minta Masukan Solutif, Bukan Sekadar Mencibir di Belakang
  • Kapolsek Karangampel Minta Masukan Solutif, Bukan Sekadar Mencibir di Belakang
  • Kapolsek Karangampel Minta Masukan Solutif, Bukan Sekadar Mencibir di Belakang
  • Kapolsek Karangampel Minta Masukan Solutif, Bukan Sekadar Mencibir di Belakang