Tasyakur Pelantikan Kuwu Cangkingan, H. Didi Wahyudi Ajak Warga Rajut Persatuan Jelang Ramadan

Kuwu Desa Cangkingan, H. Didi Wahyudi, saat menyampaikan sambutan dalam acara Tasyakur Pelantikan dan Menyambut Bulan Ramadandi kediamannya, Minggu (15/2/2026). Foto: Abdul Jaelani

INDRAMAYU, Menandai dimulainya masa pengabdian baru, Kuwu Desa Cangkingan, H. Didi Wahyudi, menggelar tasyakur pelantikan sekaligus penyambutan bulan suci Ramadan di kediamannya, Blok Karanganyar, Kecamatan Kedokan Bunder, Kabupaten Indramayu, Minggu (15/2/2026). Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh tokoh agama Muhammad Zaky (Kang Zaky) dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, H. Didi Wahyudi menegaskan bahwa tasyakur ini merupakan bentuk syukur atas kondusivitas Desa Cangkingan selama proses pemilihan kuwu (Pilwu). Ia pun secara terbuka menyampaikan apresiasi terdalam kepada seluruh lapisan warga, tanpa memandang perbedaan pilihan politik di masa lalu.

"Secara pribadi dan atas nama istri, Ayu Wulandari, saya berterima kasih kepada seluruh masyarakat, baik yang memilih maupun tidak memilih dalam kontestasi kemarin. Sekarang, saatnya kita tinggalkan perbedaan. Mari bersatu membangun Desa Cangkingan agar lebih jaya, istimewa, dan juara (JAWARA)," ujar Didi.

Lebih lanjut, Didi menekankan bahwa kemajuan desa mustahil tercapai tanpa adanya stabilitas dan gotong royong. Ia mengaku terharu atas amanah besar yang dititipkan warga di pundaknya dan berkomitmen untuk tidak mengecewakan kepercayaan tersebut.

​"Ini amanah besar. Saya ingin membangun desa ini sedemikian rupa sehingga tidak ada warga yang merasa malu menjadi bagian dari Cangkingan. Jika selama proses pemilihan ada kata atau perbuatan saya yang kurang berkenan, mohon dimaafkan dengan ikhlas. Mari kita bergandeng tangan kembali," pesannya.

Melengkapi nuansa spiritual acara, Kang Zaky dalam siraman rohaninya membedah makna kenikmatan. Beliau memaparkan bahwa kenikmatan sejati terdiri dari empat unsur utama, yakni pemberi nikmat, wujud nikmat, penerima nikmat, dan hadirnya ucapan syukur.

Menjelang bulan suci Ramadan, Kang Zaky juga memberikan peringatan mengenai kualitas ibadah puasa. Ia menyebutkan beberapa golongan yang puasanya tidak diterima, di antaranya adalah anak yang durhaka kepada orang tua, istri yang tidak taat pada suami, serta mereka yang memutus tali silaturahmi dengan tetangga maupun teman.

"Kita doakan semoga di bawah kepemimpinan H. Didi Wahyudi selama delapan tahun ke depan, Desa Cangkingan benar-benar menjadi desa yang baldatun toyibatun warobbun ghofur," pungkas Kang Zaky. (*)
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Tasyakur Pelantikan Kuwu Cangkingan, H. Didi Wahyudi Ajak Warga Rajut Persatuan Jelang Ramadan
  • Tasyakur Pelantikan Kuwu Cangkingan, H. Didi Wahyudi Ajak Warga Rajut Persatuan Jelang Ramadan
  • Tasyakur Pelantikan Kuwu Cangkingan, H. Didi Wahyudi Ajak Warga Rajut Persatuan Jelang Ramadan
  • Tasyakur Pelantikan Kuwu Cangkingan, H. Didi Wahyudi Ajak Warga Rajut Persatuan Jelang Ramadan
  • Tasyakur Pelantikan Kuwu Cangkingan, H. Didi Wahyudi Ajak Warga Rajut Persatuan Jelang Ramadan
  • Tasyakur Pelantikan Kuwu Cangkingan, H. Didi Wahyudi Ajak Warga Rajut Persatuan Jelang Ramadan

Posting Komentar

Ad
Ad