Sah! Mamat Rodiyatul Anwar Jabat Kuwu Karangampel Kidul Periode 2026-2034


INDRAMAYU, Pemerintah Desa Karangampel Kidul menggelar Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kuwu dari pejabat lama, Reny Rezekiyah, kepada Mamat Rodiyatul Anwar di Aula Kantor Desa Karangampel Kidul, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu, Senin (16/2). Prosesi ini menandai dimulainya babak baru kepemimpinan desa pasca pelantikan serentak oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, pada Kamis (12/2) lalu.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimcam Karangampel, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, lembaga kemasyarakatan, serta tokoh agama dan pemuda setempat.

Bagi Mamat Rodiyatul Anwar, jabatan ini merupakan amanah keempat kalinya dalam karier politik desanya sejak tahun 2012. Setelah memenangkan kontestasi Pilwu Serentak 2025, ia kini dipastikan memimpin Karangampel Kidul untuk masa jabatan 2026-2034.

Dalam sambutannya, Mamat menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi Reny Rezekiyah selama menjabat. Ia menegaskan akan melanjutkan program-program positif yang telah dirintis sebelumnya.

"Terima kasih kepada Ibu Reny atas perjuangannya memajukan desa ini. Saya meyakini setiap pemimpin memiliki keterbatasan, namun beliau sudah berupaya maksimal. Hal-hal baik akan kami teruskan dan tingkatkan," ujar Mamat.

Mengusung motto "Asal Rakyat Senang", Mamat menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa, BPD, dan masyarakat. Ia menyatakan bahwa tanpa dukungan kolektif, program pembangunan tidak akan berjalan efektif. 

Terkait struktur organisasi, ia menginformasikan bahwa susunan pamong desa yang baru akan diumumkan pada Rabu mendatang atau awal Ramadan.

Ketua BPD Karangampel Kidul, Suryani, dalam kesempatan yang sama memastikan bahwa laporan pertanggungjawaban (LPP) Kuwu lama telah sesuai dengan pagu anggaran yang ditetapkan. Ia menjamin seluruh dokumen telah dilaporkan ke tingkat kecamatan dan tidak ada pekerjaan fisik yang terbengkalai.

"Sebagai syarat pencalonan kembali, kuwu definitif memang harus menyelesaikan seluruh tunggakan pembangunan. Kami menjamin laporan yang ada bisa dipertanggungjawabkan," tegas Suryani.

Meski demikian, Suryani mengingatkan bahwa kepemimpinan baru ini dihadapkan pada tantangan kompleks, terutama terkait isu lingkungan. BPD mendorong agar penanganan sampah di bantaran Sungai Sipetung menjadi prioritas utama karena kondisinya yang mulai kumuh.

"Tantangan efisiensi anggaran menuntut sinergi antara BPD dan Pemerintah Desa. Fokus kita ke depan adalah menjadikan Karangampel Kidul mandiri, bebas sampah, menekan angka kemiskinan, serta meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM)," pungkasnya. (*)
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Sah! Mamat Rodiyatul Anwar Jabat Kuwu Karangampel Kidul Periode 2026-2034
  • Sah! Mamat Rodiyatul Anwar Jabat Kuwu Karangampel Kidul Periode 2026-2034
  • Sah! Mamat Rodiyatul Anwar Jabat Kuwu Karangampel Kidul Periode 2026-2034
  • Sah! Mamat Rodiyatul Anwar Jabat Kuwu Karangampel Kidul Periode 2026-2034
  • Sah! Mamat Rodiyatul Anwar Jabat Kuwu Karangampel Kidul Periode 2026-2034
  • Sah! Mamat Rodiyatul Anwar Jabat Kuwu Karangampel Kidul Periode 2026-2034

Posting Komentar

Ad
Ad