Resmi Menjabat, Kuwu Kedokan Agung Samsunahar Prioritaskan Infrastruktur Jalan
INDRAMAYU, (nusantaraindonesia.id),- Estafet kepemimpinan di Desa Kedokan Agung, Kecamatan Kedokan Bunder, resmi berganti. Jabatan yang sebelumnya diisi oleh Penjabat (Pj) Kuwu Badrudin kini beralih ke tangan H. Samsunahar, Kuwu definitif yang baru saja dilantik oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, pada Kamis kemarin.
Prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) dilangsungkan di Aula Kantor Desa Kedokan Agung dengan disaksikan oleh tokoh masyarakat, perangkat desa, serta jajaran Muspika setempat.
Prioritas Pembangunan di Tengah Efisiensi Anggaran
Kuwu Desa Kedokan Agung, H. Samsunahar, menegaskan bahwa dirinya tidak ingin membuang waktu. Fokus utamanya dalam program 100 hari kerja ke depan adalah memastikan keberlanjutan program desa yang sudah berjalan sekaligus menyasar perbaikan infrastruktur dasar.
"Kami akan meneruskan program-program yang sudah ada. Namun, salah satu prioritas utama saya adalah pembangunan jalan setapak. Saat ini masih ada beberapa titik yang kondisinya perlu perhatian segera," ujar Samsunahar kepada awak media.
Meski demikian, ia mengakui adanya tantangan terkait ketersediaan dana desa. "Kami akan melihat kondisi anggaran, mengingat adanya kebijakan efisiensi. Jika anggaran memungkinkan, perbaikan jalan setapak ini akan langsung kita eksekusi demi kenyamanan warga," tambahnya.
Apresiasi dan Harapan dari Camat serta Pj Kuwu
Mantan Pj Kuwu Kedokan Agung, Badrudin SIP, menitipkan pesan agar kondusivitas desa tetap terjaga di bawah kepemimpinan yang baru.
"Selama masa transisi, roda pemerintahan berjalan stabil. Saya berharap Pak Samsunahar dapat membawa Kedokan Agung ke arah yang lebih baik dan tetap merangkul seluruh lapisan masyarakat tanpa membeda-bedakan," kata Badrudin.
Senada dengan hal tersebut, Camat Kedokan Bunder, Roshadian Purnama SH, yang hadir langsung dalam sertijab tersebut menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa dengan kecamatan.
"Tugas Kuwu adalah melayani. Saya meminta Kuwu Samsunahar segera melakukan konsolidasi internal dan memahami regulasi terbaru terkait pengelolaan anggaran desa. Tantangan ke depan tidak mudah, terutama dalam hal efisiensi anggaran, sehingga dibutuhkan inovasi dalam kepemimpinan," tegas Roshadian.
Acara diakhiri dengan penandatanganan berita acara sertijab dan ramah tamah bersama warga yang hadir, menandai dimulainya babak baru pemerintahan di Desa Kedokan Agung. (*)
Posting Komentar