Perkuat Ketahanan Pangan, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Resmi Beroperasi di Indramayu
INDRAMAYU, (nusantaraindonesia.id),- Upaya penguatan kualitas sumber daya manusia dan ketahanan pangan di Jawa Barat memasuki babak baru. Komandan Kodim 0616/Indramayu, Letkol Arm Tulus Widodo, mendampingi Danrem 063/Sunan Gunung Jati, Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, menghadiri peluncuran operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta ground breaking gudang ketahanan pangan, Jumat (13/02/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Polres Indramayu, Desa Larangan, ini terkoneksi langsung secara virtual dengan Presiden Republik Indonesia. Kehadiran fasilitas ini menjadi sinyal kuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis.
Sinergi Lintas Sektor untuk Generasi Berkualitas
Danrem 063/Sunan Gunung Jati, Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, menegaskan bahwa TNI, khususnya jajaran Kodam III/Siliwangi, berkomitmen penuh mengawal distribusi gizi bagi masyarakat.
"Operasional SPPG ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan langkah nyata untuk menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah Indramayu," ujar Danrem.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Erwan Setiawan, menyebut SPPG sebagai simbol sinergitas antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat. Menurutnya, fasilitas ini akan menjadi motor penggerak pembangunan SDM yang lebih produktif.
Dukungan Penuh dari Kepolisian dan Tokoh Agama
Wakapolda Jawa Barat, Brigjen Pol. Adi Vivid A.B., menambahkan bahwa Polri siap mendukung aspek operasional dan keamanan program ini. Ia menekankan bahwa pemberian makan bergizi adalah investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang sehat dan berdaya saing global.
Dukungan moral juga datang dari tokoh agama, KH. Syairoji Bilal. Ia menilai hadirnya SPPG merupakan bentuk nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam hal pemerataan kesejahteraan dan kepedulian terhadap sesama.
Dampak Langsung bagi Masyarakat
Sebagai bentuk nyata dimulainya program, kegiatan diakhiri dengan pemberian bantuan sosial secara simbolis kepada 10 penerima manfaat, yang meliputi: Relawan kemanusiaan, Ibu hamil (fokus pencegahan stunting) dan Pelajar sekolah.
Dengan resminya operasional SPPG dan gudang ketahanan pangan di Lohbener ini, diharapkan distribusi nutrisi di Kabupaten Indramayu menjadi lebih terintegrasi, tepat sasaran, dan berkelanjutan. (*)
Posting Komentar