Perkuat Ketahanan Energi, Kilang Balongan Sinergikan Prosedur Maritim Bersama KSOP dan KKLP

INDRAMAYU – PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Refinery Unit (RU) VI Balongan memperkokoh keandalan operasionalnya melalui Focus Group Discussion (FGD) kolaboratif bersama pemangku kepentingan maritim di wilayah Indramayu. Pertemuan strategis ini berlangsung di Gedung SP-PBB, Bumi Patra, Indramayu, Minggu (15/2/2026).

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak kunci, mulai dari internal Fungsi Produksi II dan Marine RU VI Balongan, hingga instansi regulator seperti Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Indramayu serta Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKLP).

Manager Produksi II PT PPN RU VI Balongan, Imam Nurhadi, menegaskan bahwa kolaborasi adalah kunci utama menjaga kelancaran distribusi energi. Mengingat bagian Oil Movement merupakan "urat nadi" dalam penerimaan bahan baku dan penyaluran produk, sinkronisasi dengan pihak eksternal menjadi hal mutlak.

“Tujuannya adalah memastikan seluruh operasional bongkar muat di laut berjalan aman, tepat waktu, dan sesuai regulasi yang berlaku melalui sinkronisasi prosedur yang solid antara tim internal kilang dengan Syahbandar dan KKLP,” ujar Imam.

Poin Strategis Kolaborasi Maritim Dalam diskusi tersebut, terdapat beberapa target utama yang ingin dicapai guna memitigasi hambatan teknis maupun birokrasi, antara lain:

  • Sinkronisasi SOP Terpadu: Penyelarasan standar operasional prosedur lintas instansi.

  • Mitigasi Risiko: Penyusunan Contingency Plan (rencana darurat) yang lebih responsif.

  • Efisiensi Waktu: Percepatan Turnaround Time (waktu sandar kapal) untuk efektivitas logistik.

  • Update Regulasi: Sosialisasi aturan terbaru di bidang maritim dan kesehatan pelabuhan.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT PPN RU VI Balongan, Cecep Supriyatna, menambahkan bahwa sinergi ini merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan dalam menjaga ketahanan energi nasional. Menurutnya, dukungan komunikasi antarlembaga akan terus dioptimalkan demi menciptakan ekosistem kerja yang kondusif di Indramayu.

Selain sesi diskusi formal, pertemuan ini juga diisi dengan agenda ramah tamah berupa kegiatan memancing bersama. Hal ini dilakukan sebagai sarana ice breaking untuk mempererat tali silaturahmi dan membangun keakraban antar-instansi, sehingga komunikasi harian dalam mendukung operasional di wilayah perairan Kilang Balongan dapat berjalan lebih efektif dan harmonis. (*)

Pewarta: Sofwan • Editor: Abdul Jaelani
Baca juga
Tersalin!

Berita Terkini

  • Perkuat Ketahanan Energi, Kilang Balongan Sinergikan Prosedur Maritim Bersama KSOP dan KKLP
  • Perkuat Ketahanan Energi, Kilang Balongan Sinergikan Prosedur Maritim Bersama KSOP dan KKLP
  • Perkuat Ketahanan Energi, Kilang Balongan Sinergikan Prosedur Maritim Bersama KSOP dan KKLP
  • Perkuat Ketahanan Energi, Kilang Balongan Sinergikan Prosedur Maritim Bersama KSOP dan KKLP
  • Perkuat Ketahanan Energi, Kilang Balongan Sinergikan Prosedur Maritim Bersama KSOP dan KKLP
  • Perkuat Ketahanan Energi, Kilang Balongan Sinergikan Prosedur Maritim Bersama KSOP dan KKLP