Perkuat Ekonomi Perempuan, IWAPI Indramayu Targetkan UMKM Naik Kelas di 2026
INDRAMAYU – Sektor ekonomi kreatif berbasis perempuan di Kabupaten Indramayu bersiap tancap gas. Melalui Rapat Kerja Cabang (Rakercab) 2026, Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Indramayu resmi memperkuat jaringan hingga ke tingkat kecamatan guna mendongkrak daya saing produk lokal.
Agenda yang digelar di Aula Bank BJB Cabang Indramayu, Jumat (13/2/2026) ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi, tetapi juga pelantikan pengurus ranting di berbagai kecamatan untuk memastikan pembinaan pengusaha perempuan lebih merata.
Kolaborasi Strategis Pemda dan Pengusaha Perempuan
Bupati Indramayu, Lucky Hakim, yang hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa peran pengusaha perempuan adalah motor penggerak ekonomi daerah yang signifikan. Di momentum HUT ke-51 IWAPI ini, ia mengajak para pengusaha untuk bersinergi lebih erat dengan pemerintah daerah.
"Indramayu punya potensi besar. Saya ingin Pemda dan IWAPI menjalin kerja sama strategis untuk membangkitkan jiwa wirausaha di seluruh pelosok kabupaten," ujar Lucky Hakim. Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada para pengurus tingkat ranting yang baru dilantik sebagai ujung tombak pengembangan usaha di desa-desa.
Fokus 2026: Pemasaran Kolektif dan Manajemen Usaha
Ketua IWAPI Cabang Indramayu, Hanifah Handayani, mengungkapkan bahwa kunci keberhasilan organisasi sepanjang tahun 2025 adalah soliditas antaranggota. Menurutnya, budaya saling bantu dalam memasarkan produk menjadi kekuatan utama UMKM di bawah naungan IWAPI.
"Selama 2025, kami tetap kompak bahu-membahu memasarkan produk anggota. Hasilnya, UMKM kita terus berkembang. Ke depan, kekompakan ini harus ditingkatkan agar jangkauan pasar produk Indramayu semakin luas," kata Hanifah.
Lebih dari Sekadar Organisasi
Sepanjang tahun 2026, IWAPI Indramayu telah menyusun strategi pengembangan yang mencakup:
- Penguatan Jaringan: Memperluas akses pasar antaranggota dan mitra luar daerah.
- Pelatihan Manajemen: Pembekalan tata kelola keuangan dan administrasi bisnis.
- Digitalisasi UMKM: Mendorong produk lokal agar lebih kompetitif di platform digital.
Dengan konsolidasi ini, perempuan pengusaha di Indramayu diharapkan tidak hanya menjadi penonton dalam pertumbuhan ekonomi, tetapi menjadi pemain utama yang mampu menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. (*)
Posting Komentar