Perangi Stunting, Pemkab Indramayu dan Polri Operasikan Satuan Pelayanan Gizi di Lohbener
Kegiatan yang berpusat di Desa Larangan, Kecamatan Lohbener ini dilakukan secara daring, menyambung langsung dengan peresmian nasional oleh Presiden RI Prabowo Subianto dari Jakarta.
Aman dari Lapar: Fondasi Utama Bangsa
Dalam arahannya, Presiden Prabowo menekankan bahwa keamanan sebuah bangsa dimulai dari meja makan. Menurutnya, pemenuhan gizi adalah prioritas utama bagi setiap keluarga.
"Keamanan yang pertama adalah aman dari lapar," tegas Presiden. Ia mengapresiasi langkah cepat Polri dalam membangun ribuan unit SPPG di seluruh Indonesia untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Indramayu Jadi Percontohan Penurunan Stunting
Kehadiran SPPG di Indramayu bukan tanpa alasan. Kabupaten ini menjadi sorotan positif setelah berhasil menekan angka stunting hingga ke level 7,3 persen. Capaian ini disebut Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, sebagai kontributor signifikan bagi prestasi Jawa Barat di tingkat nasional.
Wakil Kapolda Jabar, Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, menambahkan bahwa wilayah hukumnya mengelola 61 SPPG. Menariknya, Indramayu juga dipercaya menjadi lokasi salah satu Gudang Ketahanan Pangan strategis selain Kabupaten Subang.
"Program ini menyasar lebih dari 85 ribu penerima manfaat. Kami ingin memastikan distribusi gizi ini tepat sasaran dan berkualitas," jelas Adi Vivid.
Dukungan dari Tokoh Masyarakat
Inisiatif ini mendapat sambutan hangat dari tokoh lokal. Pimpinan Ponpes Tahfidzul Quran Darul Falah Singaraja, KH. Syaerozi Bilal Ilyas, menilai program ini sangat membantu meringankan beban lembaga pendidikan dan pesantren.
"Ini bantuan nyata. Gizi yang baik akan sangat membantu anak-anak kita, terutama di lingkungan pondok pesantren, agar bisa belajar dengan lebih fokus," ungkapnya.
Acara diakhiri dengan penyerahan bantuan sosial secara simbolis kepada masyarakat sekitar dan pemotongan pita sebagai tanda dimulainya operasional penuh SPPG di wilayah Indramayu. (*)

Posting Komentar