Nahkodai MUI Indramayu 2025–2030, KH Ahmad Syaerozi Bilal Siap Perkuat Ukhuwah dan Visi REANG
INDRAMAYU — Estafet kepemimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Indramayu resmi berganti. KH Ahmad Syaerozi Bilal ditetapkan sebagai Ketua Umum MUI Kabupaten Indramayu Masa Khidmat 2025–2030 dalam prosesi pelantikan yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum MUI Provinsi Jawa Barat, KH Aang Abdullah Zein, di Ballroom MM Entertainment, Selasa (17/02/2026).
Hadir mewakili Bupati Indramayu Lucky Hakim, Wakil Bupati Syaefudin menegaskan bahwa MUI merupakan mitra strategis pemerintah yang memiliki peran vital sebagai wadah musyawarah para ulama dan cendekiawan muslim. Menurutnya, bimbingan MUI sangat diperlukan untuk menjaga ukhuwah Islamiyah serta mengawal pembangunan daerah agar tetap berpijak pada nilai-nilai keagamaan.
Syaefudin menilai kehadiran MUI sangat krusial dalam menjaga kondusivitas daerah, terutama dalam memperkuat moderasi beragama di tengah tantangan zaman yang kian kompleks. Peran ini disebutnya sangat selaras dengan visi pembangunan daerah, yaitu Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong).
“MUI diharapkan terus memberikan pencerahan kepada masyarakat dan menjadi benteng moral dalam mewujudkan masyarakat Indramayu yang religius dan harmonis,” ujar Syaefudin di sela-sela acara yang juga dihadiri unsur Forkopimda dan pimpinan ormas tersebut.
Ketua Umum MUI Jawa Barat, KH Aang Abdullah Zein, memberikan pesan agar pengurus yang baru dilantik dapat mengoptimalkan fungsi MUI sebagai pelayan umat (khadimul ummah) dan pemberi fatwa. Ia mengingatkan pentingnya menjaga soliditas internal serta memperkuat sinergi lintas sektoral agar program-program MUI dapat menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Menanggapi amanah tersebut, KH Ahmad Syaerozi Bilal menyatakan komitmennya untuk menjadikan MUI sebagai "rumah besar" bagi seluruh umat Islam di Indramayu. Ia menekankan bahwa kerja kolektif akan menjadi kunci utama dalam pembinaan akhlak serta peningkatan kualitas kehidupan beragama yang berkelanjutan di Bumi Wiralodra.
Dengan pengukuhan ini, MUI Kabupaten Indramayu diharapkan mampu memberikan kontribusi yang lebih nyata dalam menciptakan iklim kehidupan beragama yang sejuk, moderat, dan mendukung percepatan pembangunan daerah. (*)