Jelang Ramadan 1447 H, Wabup Syaefudin Pastikan Stok Pangan Aman dan Perkuat Operasi Pasar


INDRAMAYU – Pemerintah Kabupaten Indramayu mengambil langkah proaktif guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang momentum Ramadan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah. Hal ini ditekankan oleh Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, usai mengikuti Rapat Koordinasi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) secara daring di Indramayu Command Center (ICC), Kamis (19/02/2026).

​Rapat yang dipimpin oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, selaku Ketua TPID Provinsi Jawa Barat ini, memfokuskan pada penguatan sinergi antarwilayah dalam mengendalikan inflasi. Erwan mengingatkan bahwa selain faktor musiman, permintaan komoditas pangan saat ini juga dipengaruhi oleh operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jawa Barat dalam mendukung program makan bergizi gratis.

​“Periode Ramadan dan Idul Fitri selalu diiringi peningkatan permintaan masyarakat. Kondisi ini jika tidak diantisipasi dapat menimbulkan tekanan inflasi, baik dari sisi permintaan maupun distribusi,” ujar Erwan.

​Berdasarkan data BPS Januari 2026, meski Jawa Barat mengalami deflasi bulanan sebesar 0,09 persen, angka inflasi tahunan (year on year) masih tercatat di posisi 3,24 persen. Angka ini menuntut kewaspadaan ekstra dari pemerintah daerah di seluruh Jawa Barat.

​Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Syaefudin memastikan Pemkab Indramayu akan segera menggulirkan serangkaian langkah konkret melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten. Program prioritas mencakup penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah (GPM), operasi pasar di titik-titik rawan, hingga inspeksi mendadak (Sidak) ke pasar tradisional dan gudang distributor.

​“Kami akan memastikan stok aman, distribusi lancar, serta tidak ada praktik penimbunan yang merugikan masyarakat. Stabilitas harga dan ketersediaan pangan menjadi prioritas utama selama Ramadan dan Idul Fitri nanti,” tegas Syaefudin.

​Selain itu, Pemkab Indramayu akan mempererat koordinasi dengan Bulog, jajaran Forkopimda, serta pelaku usaha lokal untuk memantau fluktuasi harga secara harian. Upaya terpadu ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat tetap stabil sehingga umat muslim di Bumi Wiralodra dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa terbebani lonjakan harga kebutuhan pokok. (*)

Editor: Ade Irawan
Baca juga
Tersalin!

Berita Terkini

  • Jelang Ramadan 1447 H, Wabup Syaefudin Pastikan Stok Pangan Aman dan Perkuat Operasi Pasar
  • Jelang Ramadan 1447 H, Wabup Syaefudin Pastikan Stok Pangan Aman dan Perkuat Operasi Pasar
  • Jelang Ramadan 1447 H, Wabup Syaefudin Pastikan Stok Pangan Aman dan Perkuat Operasi Pasar
  • Jelang Ramadan 1447 H, Wabup Syaefudin Pastikan Stok Pangan Aman dan Perkuat Operasi Pasar
  • Jelang Ramadan 1447 H, Wabup Syaefudin Pastikan Stok Pangan Aman dan Perkuat Operasi Pasar
  • Jelang Ramadan 1447 H, Wabup Syaefudin Pastikan Stok Pangan Aman dan Perkuat Operasi Pasar