Integrasikan Nilai Spiritual, Perwira RCC Kilang Balongan Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim
INDRAMAYU — Menjaga keandalan operasional kilang bukan sekadar urusan teknis dan pemantauan angka di layar monitor. Bagi para Perwira di unit Residue Catalytic Cracking (RCC) Kilang Pertamina Balongan, integritas bekerja harus senantiasa berjalan beriringan dengan kekuatan spiritual guna menjaga ketenangan dan fokus dalam bertugas.
Unit RCC memiliki peran vital dalam mengolah residu menjadi produk bernilai tinggi seperti bensin dan LPG. Di tengah kompleksitas tugas yang menuntut konsentrasi tinggi tersebut, para Perwira Production I menggelar momen refleksi melalui doa bersama, tausiyah, dan aksi sosial di Mushola OCCR pada Jumat (30/01/2026).
Sebagai wujud syukur atas kelancaran operasional, para pekerja menyerahkan santunan senilai Rp10.000.000 beserta paket sembako kepada anak-anak yatim di Ponpes Baburroyan, Desa Brondong, Indramayu. Donasi ini merupakan hasil kolektif dari para pekerja unit RCC.
Andhika Oly, mewakili Manager Production I, mengungkapkan bahwa tanggung jawab menjaga unit krusial seperti RCC memerlukan ketangguhan mental yang stabil. Menurutnya, kewaspadaan terhadap parameter teknis harus diseimbangkan dengan kekuatan doa.
“Pekerjaan di RCC menuntut kita untuk selalu waspada dan sigap. Namun, kita tidak boleh lupa bahwa kekuatan terbesar ada pada doa dan keberkahan dari apa yang kita bagikan kepada sesama. Ada hak orang lain di setiap keberhasilan operasional kita,” ujar Andhika Oly dalam sambutannya.
Acara tersebut turut menghadirkan K.H. Dr. Sofyansauriy, MA, yang memberikan tausiyah mengenai pentingnya mengintegrasikan nilai spiritual ke dalam etos kerja. Ia mengajak para pekerja memaknai tugas mereka bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk ibadah dan pengabdian dalam menjaga ketahanan energi nasional.
Secara terpisah, Pjs. Area Manager Communication, Relation & CSR Kilang Balongan, Andromedo Cahyo Purnomo, menegaskan bahwa aspek keselamatan (safety) adalah prioritas utama. Namun, penyelarasan dengan aspek spiritual dan sosial diharapkan menjadi kunci terciptanya lingkungan kerja yang sehat dan produktif.
“Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi Kilang Balongan serta kelancaran operasional, sehingga keberadaan kilang terus memberikan kontribusi signifikan bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkas Andromedo. (*)
