Hadapi Tantangan Digital, Bupati Lucky Hakim Tekankan Penguatan Karakter dan Etos Kerja Pendidik
INDRAMAYU - Di tengah pesatnya kemajuan teknologi, sektor pendidikan di Kabupaten Indramayu dituntut untuk terus bertransformasi. Bupati Indramayu, Lucky Hakim, mengajak seluruh penggiat pendidikan mulai dari jenjang PAUD hingga pendidikan nonformal untuk memperkuat integritas, etos kerja, dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas.
Pesan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pendidikan dan Kebudayaan yang digelar di Gedung Kesenian Mama Soegra, Jumat (06/02/2026). Forum ini dihadiri oleh jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), pengawas, penilik, kepala sekolah, tenaga pengajar, hingga pegiat seni se-Kabupaten Indramayu.
Bupati Lucky Hakim menegaskan bahwa pengajar masa kini harus mampu melakukan pemutakhiran diri (upgrade) agar tetap relevan dengan dinamika zaman. Pendidikan, menurutnya, adalah garda terdepan dalam membangun karakter manusia yang religius dan mandiri secara ekonomi.
“Kita harus bersatu, meningkatkan kinerja, dan memastikan adanya peningkatan pelayanan. Tantangan ke depan makin kompleks, sehingga para pengajar dituntut untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi,” tegas Lucky Hakim.
Lebih lanjut, Bupati mengingatkan bahwa orientasi pendidikan tidak boleh hanya terpaku pada kecerdasan akademik. Penanaman nilai kesatria, kejujuran, dan integritas moral menjadi fondasi utama yang harus dibangun melalui sinergi antara sekolah dan orang tua.
Kepala Disdikbud Kabupaten Indramayu, Caridin, menambahkan bahwa kegiatan rutin ini menjadi sarana evaluasi sekaligus penyelarasan terhadap regulasi baru dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Ia juga menyoroti peran strategis sekolah dalam melestarikan kekayaan budaya Dermayon, seperti Tari Topeng dan Batik Paoman.
“Pengembangan seni dan budaya harus terus dihidupkan di setiap satuan pendidikan agar identitas Indramayu semakin dikenal hingga kancah internasional,” ujar Caridin.
Sebagai bukti nyata prestasi budaya, acara ini dimeriahkan dengan penampilan seni dari siswa-siswi setempat, termasuk Tari Kreasi Rahwana Gandrung yang telah melanglang buana hingga ke Thailand dan direncanakan akan tampil di Hong Kong sebagai duta budaya Indramayu. Melalui penguatan administrasi dan kreativitas, Disdikbud berkomitmen membawa pendidikan Indramayu ke arah yang lebih inklusif dan berkualitas. (*)