Gagalkan Rencana Tawuran Kelompok Motor, Polres Indramayu Amankan Tiga Remaja dan Senjata Tajam
INDRAMAYU – Langkah sigap jajaran Polres Indramayu kembali membuahkan hasil dalam menjaga kondusivitas wilayah. Tiga orang remaja yang diduga kuat akan melakukan aksi tawuran antar kelompok motor berhasil diamankan petugas pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari (07/02/2026).
Penangkapan ini dikonfirmasi oleh Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kasat Samapta AKP Wawan. Ketiga remaja yang diamankan adalah R (20), FA (17), dan MR (18). Dua di antaranya diketahui masih berstatus sebagai pelajar.
Kronologi: Kejar-kejaran di Jalanan Kota
Aksi pencegahan ini bermula saat anggota Tim Respon Cepat (TRC) bersama Patko Sat Samapta Polres Indramayu melaksanakan patroli rutin di area rawan gangguan Kamtibmas. Sekitar pukul 23.25 WIB, petugas mencurigai pergerakan sekelompok pemuda di Jalan Jenderal Sudirman.
“Kami berhasil mengamankan dua pemuda dari kelompok Chipoeng di Jalan Jenderal Sudirman. Dari hasil pemeriksaan lisan, mereka mengaku berencana melakukan tawuran dengan kelompok Moonraker,” jelas AKP Wawan, Sabtu (07/02/2026).
Tak berhenti di situ, petugas melakukan pengembangan dan pengejaran ke lokasi lain. Hasilnya, satu pemuda yang diduga sebagai provokator dari kelompok lawan (Moonraker) berhasil diringkus di kawasan Jalan Lemah Abang.
Sita Senjata Tajam dan Kendaraan
Dalam penindakan tersebut, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang menguatkan dugaan rencana aksi kekerasan jalanan. Barang bukti yang disita antara lain:
- Senjata Tajam: 3 bilah Celurit dan 1 bilah Corbek.
- Kendaraan: 1 unit Yamaha Nmax dan 1 unit Honda CRF.
“Ketiga remaja beserta seluruh barang bukti telah kami serahkan kepada piket Reskrim Unit PPA Polres Indramayu untuk diproses lebih lanjut sesuai dengan hukum yang berlaku,” tambah Kasat Samapta.
Imbauan bagi Orang Tua
AKP Wawan menegaskan bahwa Polres Indramayu tidak akan memberikan ruang bagi kelompok bermotor atau oknum remaja yang meresahkan masyarakat. Patroli skala besar akan terus ditingkatkan, terutama pada jam-jam rawan malam hari.
Pihak kepolisian juga memberikan pesan khusus kepada masyarakat:
- Pengawasan Ekstra: Orang tua diminta lebih ketat memantau pergaulan dan aktivitas anak di luar rumah, terutama saat malam hari.
- Cegah Kelompok Motor: Pastikan anak tidak terlibat dalam komunitas yang mengarah pada tindakan kriminalitas atau gangguan keamanan.
“Kami mengimbau para orang tua agar lebih memperhatikan anak-anaknya. Jangan sampai mereka terlibat dalam lingkaran kelompok bermotor yang dapat merugikan diri sendiri dan mengganggu keamanan umum,” pungkasnya. (*)