Waspada Cuaca Ekstrem, Rumah di Desa Plumbon Indramayu Roboh Akibat Hujan Deras dan Angin Kencang
INDRAMAYU – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah perkotaan Indramayu memakan korban materiil. Sebuah rumah milik warga di Desa Plumbon Blok Bojong RT 13 RW 05, Kecamatan Indramayu, dilaporkan roboh total setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang, Jumat (23/1) pagi.
Insiden yang terjadi sekira pukul 06.15 WIB ini menimpa kediaman Rustaka bin Caram. Beruntung, kesigapan sang pemilik rumah dalam membaca tanda-tanda alam berhasil menyelamatkan seluruh anggota keluarga dari maut.
Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, melalui Kapolsek Indramayu, AKP Indrie Hapsari, menjelaskan kronologi kejadian bermula saat pemilik rumah bangun tidur sekira pukul 05.00 WIB. Saat hendak bersiap mandi, Rustaka menyadari ada yang tidak beres dengan struktur atap rumahnya.
“Kondisi hujan saat itu masih berlangsung sangat deras. Pemilik rumah melihat posisi atap sudah miring dan mendengar bunyi retakan kayu dari bagian atas bangunan,” ujar AKP Indrie Hapsari.
Menyadari bahaya mengancam, Rustaka langsung mengevakuasi anggota keluarganya ke rumah tetangga terdekat. Langkah antisipasi ini terbukti tepat, sebab hanya berselang satu jam kemudian, bangunan permanen tersebut ambruk sepenuhnya ke tanah.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, robohnya rumah diduga kuat karena faktor usia bangunan. Kayu penyangga yang sudah mengalami pelapukan tidak lagi mampu menopang beban genting yang berat, terutama saat terbebani air hujan dan diterjang angin.
“Menurut data BMKG, saat kejadian wilayah Indramayu memang dilanda hujan tinggi dengan kecepatan angin mencapai 15 kilometer per jam. Kombasi cuaca ekstrem dan kondisi bangunan yang tua memicu terjadinya musibah ini,” tambah AKP Indrie.
Pasca-kejadian, personel Polsek Indramayu bersama warga setempat segera turun tangan melakukan gotong royong untuk membersihkan puing-puing bangunan. Meskipun tidak ada korban jiwa, kerugian material yang dialami korban ditaksir mencapai Rp30 juta.
Kapolsek Indramayu mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih waspada terhadap kondisi tempat tinggal masing-masing di tengah musim penghujan yang tidak menentu. Warga diminta segera melapor jika menemukan retakan atau kemiringan pada struktur bangunan demi mencegah jatuhnya korban jiwa. (*)
Editor: Ucup Supriyatno