Tatap Operasi Ketupat Lodaya 2026, Dirlantas Polda Jabar Cek Kesiapan "Jalur Urat Nadi" Tol Cipali
INDRAMAYU - Meski kalender mudik masih di depan mata, jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat mulai memetakan kesiapan jalur vital nasional. Hal ini ditandai dengan kunjungan kerja Dirlantas Polda Jabar, Kombes Pol Raydian Kokrosono, S.I.K., M.H., ke wilayah hukum Polres Indramayu guna meninjau langsung kesiapan infrastruktur Tol Cikopo–Palimanan (Cipali), Rabu (14/1).
Langkah proaktif ini menjadi bagian dari strategi "Early Warning" menghadapi Operasi Ketupat Lodaya 2026. Fokus utama peninjauan menyasar pada Rest Area KM 130 A Tol Cipali, yang selama ini menjadi titik krusial penumpukan kendaraan sekaligus lokasi istirahat utama bagi pemudik lintas Jawa.
Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, melalui Kasat Lantas AKP Rizky Aulia Pratama, menjelaskan bahwa pengecekan sejak dini ini diperlukan untuk mengidentifikasi potensi kerawanan jalur serta memastikan fasilitas pendukung di rest area memadai untuk melayani lonjakan volume kendaraan.
“Kami tidak ingin mendadak. Pengecekan ini bertujuan agar potret kendala di lapangan bisa dipetakan lebih awal, sehingga masyarakat benar-benar merasa aman, nyaman, dan lancar saat masa mudik dan balik Lebaran nanti,” ujar AKP Rizky.
Dalam tinjauan tersebut, Dirlantas Polda Jabar memberikan atensi khusus pada pengaturan manajemen arus lalu lintas di sekitar pintu masuk dan keluar rest area yang kerap menjadi titik sumbat (bottleneck). Satlantas Polres Indramayu sendiri telah menyiapkan skema preventif dan preemtif yang melibatkan pengaturan personel secara dinamis dan patroli rutin di jalur bebas hambatan tersebut.
“Kesiapan pos pantau dan personel di titik-titik lelah pemudik menjadi prioritas kami. Ini adalah langkah awal strategi Polri untuk memastikan Operasi Ketupat Lodaya 2026 berjalan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” tambah Kasat Lantas.
Melalui pengecekan jalur urat nadi ini, Polres Indramayu berkomitmen untuk meminimalkan potensi gangguan keamanan dan keselamatan jalan, sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor demi memberikan pelayanan prima bagi para pejuang mudik di tahun 2026.
Editor: Ucup Supriyatno