Ratusan Hektar Sawah di Balongan Terendam Banjir Petani Terancam Terhambat Masa Tanam
INDRAMAYU – Tingginya intensitas curah hujan di wilayah Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, mengakibatkan sedikitnya 195 hektar lahan persawahan di sepuluh desa terendam banjir. Kondisi ini menghambat aktivitas para petani yang tengah memasuki masa tanam musim Rendeng tahun 2026.
Pemerintah kecamatan bersama UPTD Pertanian setempat kini tengah berupaya melakukan penanggulangan dengan mengintensifkan pemantauan debit air serta melakukan normalisasi pada aliran irigasi yang tersumbat sampah.
Camat Balongan, Ade Sukma Wibowo, didampingi jajaran UPTD Pertanian Kecamatan Balongan meninjau langsung sejumlah titik lahan sawah yang terdampak luapan air pada Jumat (23/1/2026).
Ade mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat cuaca ekstrem yang disertai angin kencang diprediksi masih akan berlangsung hingga Februari mendatang.
Selain dampak pada sektor pertanian, potensi pohon tumbang dan angin puting beliung juga menjadi perhatian serius Forkopimcam Balongan agar masyarakat segera melaporkan setiap kerusakan aset atau gangguan aktivitas kepada pemerintah setempat.
Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Balongan, Lia Fitriyani, menjelaskan bahwa meskipun luasan lahan yang terendam mencapai 195 hektar, potensi gagal panen sejauh ini diperkirakan belum terjadi karena sebagian besar petani belum melakukan penanaman secara menyeluruh.
Pihaknya bergerak cepat merespons aduan petani dengan melakukan peninjauan lapangan serta memberikan edukasi agar petani tetap optimis menghadapi faktor alam ini.
Lia juga menekankan pentingnya koordinasi dengan pihak terkait untuk memperbarui data cuaca terkini dan meminta para petani aktif membersihkan saluran air dari sumbatan tanah maupun sampah guna mempercepat penurunan debit air di lahan persawahan. (*)
Pewarta: Sofwan • Editor: Abdul Jaelani