Pintu Air Hilang Diduga Dicuri, Warga Karanggetas Indramayu Gotong Royong Tutup Tanggul
INDRAMAYU — Warga Blok Bojong RT 04, Desa Karanggetas, Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu, melakukan aksi gotong royong menutup saluran pintu air di sekitar tanggul Sungai Cimanuk. Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi darurat terhadap potensi banjir akibat luapan sungai.
Aksi tersebut dipicu oleh hilangnya pintu air berbahan besi yang diduga menjadi korban pencurian. Kondisi ini menyebabkan aliran air dari Sungai Cimanuk berisiko langsung masuk ke permukiman warga, terutama saat terjadi peningkatan debit sungai yang signifikan.
Sebagai solusi sementara, warga bersama aparat setempat menutup saluran tersebut secara swadaya menggunakan karung yang diisi tanah serta material seadanya. Langkah darurat ini dilakukan demi melindungi rumah-rumah warga dari ancaman banjir luapan.
Masyarakat setempat berharap pemerintah dan instansi terkait dapat segera merespons kejadian ini dengan melakukan perbaikan permanen serta memasang kembali pintu air yang hilang. Selain itu, warga juga meminta adanya peningkatan pengawasan di sekitar area tanggul agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Gotong royong yang dilakukan secara mandiri ini mencerminkan kepedulian serta kekompakan masyarakat Desa Karanggetas dalam menjaga lingkungan dan menghadapi potensi bencana banjir di wilayah mereka. (*)
