Perkuat Ketahanan Pangan, Pemerintah Desa Cantigi Kulon Sosialisasikan Kapasitas Pengelolaan Irigasi Mandiri
INDRAMAYU – Upaya memperkuat peran petani dalam tata kelola air irigasi menjadi fokus utama dalam kegiatan Sosialisasi Penguatan Kapasitas Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) yang berlangsung di Balai Desa Cantigi Kulon, Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu.
Pertemuan yang digelar pada Senin (05/01/2026) tersebut diinisiasi oleh Pemerintah Desa Cantigi Kulon dengan melibatkan kelompok tani serta gabungan kelompok tani (Gapoktan) dari lintas wilayah, yakni Kecamatan Cantigi dan Kecamatan Arahan, guna memastikan pengelolaan jaringan irigasi dapat berjalan secara mandiri, tertib, dan berkelanjutan.
Dukungan terhadap program ketahanan pangan berbasis pertanian ini turut dihadiri oleh Kanit Binmas Polsek Cantigi Polres Indramayu Polda Jawa Barat, Aipda M. Nawawi, S.H.
Melalui forum ini, para peserta diberikan pemahaman mendalam mengenai peran strategis GP3A sebagai wadah krusial dalam menjaga distribusi air irigasi agar tetap merata serta menjadi instrumen penting untuk mencegah konflik antarpetani.
Fokus utama diarahkan pada kepastian pemenuhan kebutuhan air pertanian, terutama saat memasuki musim tanam yang krusial bagi produktivitas lahan.
Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kapolsek Cantigi Ipda H. Casmin menekankan bahwa penguatan kapasitas GP3A merupakan langkah vital dalam mendukung keberhasilan sektor pertanian, di mana pengelolaan air yang melibatkan langsung para petani akan berdampak besar terhadap suasana kerja sama dan kebersamaan masyarakat.
“GP3A memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran irigasi. Dengan kapasitas yang kuat dan pengelolaan yang baik, diharapkan pertanian dapat berjalan optimal dan kesejahteraan petani meningkat,” pesan Kapolsek Cantigi.
Melalui sinergi antara petani, pemerintah desa, dan unsur terkait, diharapkan tercipta pembangunan pertanian yang berkelanjutan demi mendukung ketahanan pangan di wilayah Cantigi dan Arahan. (*)