Kendalikan Inflasi Awal Tahun, Pemkab Indramayu Siagakan Pantauan Harga Harian
INDRAMAYU – Pemerintah Kabupaten Indramayu mempertegas langkah strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah dengan mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 secara virtual. Kegiatan yang dipimpin oleh Pemerintah Pusat ini disimak melalui ruang Indramayu Command Center (ICC), Senin (12/01/2026).
Hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Indramayu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Asep Abdul Mukti, serta Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Suwenda. Kehadiran jajaran pejabat ini bertujuan untuk menyelaraskan kebijakan daerah dengan arahan nasional dalam menekan laju inflasi di awal tahun.
Dalam rapat tersebut, dilaporkan bahwa inflasi nasional masih berada dalam rentang target 2,5 \pm 1\%. Meski demikian, Mendagri Tito Karnavian menginstruksikan seluruh kepala daerah untuk tetap waspada terhadap kelompok pangan bergejolak (volatile foods), seperti beras, aneka cabai, dan bawang yang rentan terdampak faktor cuaca serta kendala distribusi.
Pemerintah Pusat menekankan enam langkah nyata yang harus konsisten dijalankan daerah:
- Penyelenggaraan operasi pasar murah.
- Sidak berkala ke pasar dan distributor.
- Jalinan Kerja Sama Antar Daerah (KAD).
- Gerakan menanam.
- Realisasi BTT untuk subsidi transportasi logistik.
- Koordinasi intensif dengan satgas pangan.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Indramayu berkomitmen memperkuat pemantauan harga harian melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP). Langkah ini diambil untuk mendeteksi dini fluktuasi harga di pasar-pasar tradisional sehingga intervensi dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Melalui sinergi rutin ini, Pemkab Indramayu berharap dapat terus menjamin ketersediaan stok pangan yang aman serta menjaga daya beli masyarakat tetap stabil guna menciptakan iklim ekonomi yang kondusif di Bumi Wiralodra sepanjang tahun 2026. (*)