Humanis, Cara Unik Sat Binmas Polres Indramayu Tanamkan Disiplin Lewat Cukur Rambut Gratis
INDRAMAYU – Polisi tidak melulu soal penegakan hukum di jalan raya atau pengejaran pelaku kriminal. Di SDN 1 dan SDN 2 Paoman, puluhan siswa justru tampak antusias saat personel Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Indramayu datang membawa mesin cukur dan gunting, Rabu (15/1).
Bukan dalam rangka penertiban paksa, kehadiran Polri kali ini adalah untuk memberikan layanan cukur rambut gratis bagi para pelajar. Sedikitnya 40 siswa yang rambutnya sudah terlihat panjang dan tidak rapi mendapatkan sentuhan tangan petugas agar kembali tampil klimis dan sesuai dengan standar kedisiplinan sekolah.
Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, melalui KBO Sat Binmas IPTU Tasim, menjelaskan bahwa aksi ini adalah bagian dari strategi "sentuhan halus" Polri dalam membentuk karakter anak bangsa. Menurutnya, kerapian fisik merupakan cerminan awal dari kedisiplinan mental seorang siswa.
“Kami ingin membantu sekolah menciptakan suasana belajar yang lebih segar. Rambut yang rapi bukan hanya soal estetika, tapi juga soal kenyamanan dan meningkatkan konsentrasi siswa saat menyerap pelajaran di kelas,” ujar IPTU Tasim.
Kegiatan ini sekaligus memecah kesan kaku antara polisi dan anak-anak. Melalui interaksi santai saat mencukur, petugas menyelipkan pesan-pesan tentang pentingnya pola hidup sehat dan menjaga kebersihan diri. Suasana ceria menyelimuti area sekolah saat para siswa satu per satu tampil dengan potongan rambut baru yang lebih rapi.
Program ini merupakan kelanjutan dari aksi serupa yang sebelumnya sukses digelar di wilayah Kecamatan Sindang. Polres Indramayu berkomitmen untuk terus menggencarkan pendekatan humanis semacam ini ke sekolah-sekolah lain di Bumi Wiralodra.
“Alhamdulillah, respon anak-anak sangat positif. Kami berharap langkah kecil ini bisa menumbuhkan kesadaran mereka bahwa disiplin itu keren, dan kebersihan itu pangkal dari kesehatan serta prestasi,” pungkasnya.
Editor: Ucup Supriyatno