Cegah Korban Jiwa di Sawah, Polsek Pasekan Ingatkan Petani Bahaya Pidana Jebakan Tikus Listrik


INDRAMAYU – Menanggapi risiko fatal kecelakaan kerja di sektor pertanian, Polsek Pasekan Polres Indramayu mengambil langkah tegas namun persuasif guna menghentikan praktik berbahaya penggunaan jebakan tikus beraliran listrik.
Melalui aksi dialogis di pematang sawah Desa Karanganyar, Jumat (16/1), 

Bhabinkamtibmas Polsek Pasekan, Bripka Rudy Salam K, menemui langsung para petani untuk memberikan edukasi mengenai konsekuensi hukum dan keselamatan jiwa yang dipertaruhkan demi membasmi hama.

Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, melalui Kapolsek Pasekan, IPTU Nanang Dasuki, menegaskan bahwa penggunaan setrum untuk menjebak tikus bukan sekadar masalah teknis pertanian, melainkan ancaman nyata terhadap nyawa manusia—baik pemilik lahan maupun warga yang melintas.

“Kami harus terus mengingatkan bahwa cara-cara ini sudah banyak memakan korban jiwa. Perlu dipahami secara serius bahwa pemasang jebakan listrik yang menyebabkan orang lain meninggal dunia dapat dijerat sanksi pidana,” tegas IPTU Nanang Dasuki.

Sebagai solusi atas permasalahan hama tersebut, Polri tidak hanya melarang, tetapi juga mendorong para petani beralih ke metode "Zero Risk" yang lebih berkelanjutan. Polsek Pasekan mengarahkan petani untuk mengadopsi pemanfaatan burung hantu (Tyto Alba) sebagai predator alami melalui pemasangan Rubuha, sebuah metode yang kini tengah digencarkan di wilayah Indramayu.

Selain predator alami, para petani diajak kembali menghidupkan tradisi gropyokan atau perburuan tikus secara gotong royong dan penerapan sistem Trap Barrier System (TBS) yang jauh lebih aman bagi lingkungan dan manusia.

“Keamanan adalah prioritas utama. Kami ingin petani sukses saat panen, tapi jangan sampai mempertaruhkan keselamatan diri sendiri atau orang lain. Silakan berkoordinasi dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) untuk mendapatkan bantuan teknis yang lebih aman,” tambahnya.

Melalui pendekatan edukatif ini, Polsek Pasekan berharap kesadaran kolektif petani meningkat, sehingga area persawahan di Kecamatan Pasekan menjadi ruang kerja yang produktif sekaligus aman dari ancaman arus listrik yang mematikan. (*)

Editor: Abdul Jaelani
Baca juga
Tersalin!

Berita Terkini

  • Cegah Korban Jiwa di Sawah, Polsek Pasekan Ingatkan Petani Bahaya Pidana Jebakan Tikus Listrik
  • Cegah Korban Jiwa di Sawah, Polsek Pasekan Ingatkan Petani Bahaya Pidana Jebakan Tikus Listrik
  • Cegah Korban Jiwa di Sawah, Polsek Pasekan Ingatkan Petani Bahaya Pidana Jebakan Tikus Listrik
  • Cegah Korban Jiwa di Sawah, Polsek Pasekan Ingatkan Petani Bahaya Pidana Jebakan Tikus Listrik
  • Cegah Korban Jiwa di Sawah, Polsek Pasekan Ingatkan Petani Bahaya Pidana Jebakan Tikus Listrik
  • Cegah Korban Jiwa di Sawah, Polsek Pasekan Ingatkan Petani Bahaya Pidana Jebakan Tikus Listrik