Bentuk Karakter Sejak Dini, Bhabinkamtibmas Polsek Krangkeng Ajak Siswa SDN 4 Stop Bullying
INDRAMAYU – Menanamkan benih kedisiplinan dan akhlak mulia harus dimulai dari bangku sekolah dasar. Hal inilah yang mendasari kehadiran Bhabinkamtibmas Polsek Krangkeng, Brigadir M. Syahrul Ramadhan, S.Ak., saat berdiri di tengah lapangan sebagai pembina upacara bendera di UPTD SDN 4 Krangkeng, Senin (19/1) pagi.
Di hadapan kepala sekolah, guru, dan ratusan siswa di Blok Oyoran, Desa Krangkeng, Brigadir Syahrul memberikan amanat yang menyentuh isu-isu krusial di dunia pendidikan saat ini. Salah satu poin utama yang ditekankan adalah komitmen bersama untuk menghapus praktik perundungan atau bullying.
“Kami ingatkan kepada anak-anakku sekalian, jauhi segala bentuk perundungan. Bullying bukan hal sepele karena dampaknya sangat buruk bagi perkembangan mental dan sosial teman kalian. Jadilah teman yang saling mendukung, bukan menjatuhkan,” tegas Brigadir Syahrul.
Selain isu perundungan, Bhabinkamtibmas juga menyoroti masalah kedisiplinan dasar seperti larangan membolos dan kepatuhan terhadap tata tertib sekolah. Ia juga menitipkan pesan kepada para siswa agar tidak berkeliaran di luar rumah pada malam hari tanpa tujuan jelas, demi menghindari risiko keamanan yang tidak diinginkan.
Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, melalui Kapolsek Krangkeng, AKP Nandang Supriatna, menjelaskan bahwa program Police Goes to School ini merupakan agenda rutin setiap hari Senin. Kehadiran polisi di sekolah dasar bertujuan untuk mendekatkan figur pelindung masyarakat sekaligus memberikan edukasi hukum yang mudah dicerna anak-anak.
“Disiplin adalah fondasi. Kami ingin anak-anak di Krangkeng tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga memiliki budi pekerti luhur, rajin mengaji, serta patuh kepada orang tua dan guru. Fondasi karakter positif ini harus kita bangun sejak dini,” ujar AKP Nandang.
Melalui pendekatan yang hangat dan berkelanjutan, Polsek Krangkeng berharap para pelajar SDN 4 Krangkeng dapat tumbuh menjadi generasi pelopor ketertiban yang memiliki kesadaran hukum dan berakhlak mulia di masa depan. (*)
Editor: Ade Irawan