Bentengi Pelajar dari Geng Motor dan Hoaks, Polsek Tukdana Tekankan Literasi Digital di SMAN 1 Tukdana


INDRAMAYU – Menghadapi tantangan disrupsi teknologi yang berkelindan dengan dinamika remaja, Polsek Tukdana Polres Indramayu mengambil peran aktif dalam membentengi moralitas pelajar. Melalui program Police Goes to School, kepolisian hadir di tengah ribuan siswa SMAN 1 Tukdana untuk menanamkan nilai-nilai integritas dan kesadaran hukum, Senin (19/1).

Ps. Kanit Binmas Polsek Tukdana, AIPTU Sutanto, yang bertindak sebagai pembina upacara di sekolah yang berlokasi di Desa Karangkerta tersebut, memberikan sorotan tajam pada penggunaan teknologi informasi. Menurutnya, media sosial bak pisau bermata dua yang jika tidak disikapi dengan bijak, dapat merusak mentalitas dan masa depan generasi muda.

“Teknologi harus menjadi alat pendukung prestasi, bukan pintu masuk perilaku negatif. Kami meminta para siswa untuk cerdas menyaring informasi, tidak mudah terprovokasi hoaks, dan selalu mengedepankan etika dalam berkomunikasi di ruang digital,” tegas AIPTU Sutanto di hadapan para siswa dan guru.

Selain literasi digital, pesan kamtibmas juga diarahkan pada pencegahan kenakalan remaja yang lebih ekstrem. AIPTU Sutanto memberikan peringatan keras terkait bahaya keterlibatan dalam geng motor, aksi tawuran, hingga penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang yang kerap mengincar kalangan pelajar SMA.

Pihak kepolisian juga menekankan pentingnya menghapus budaya perundungan (bullying) dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas sebagai cerminan kedisiplinan seorang terpelajar. Untuk memastikan keselamatan fisik siswa, personel Polsek Tukdana bahkan melakukan pengaturan lalu lintas (Gatur Pagi) di depan gerbang sekolah untuk membantu menyeberangkan siswa di tengah arus lalu lintas yang padat.

Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, melalui Kapolsek Tukdana, AKP Junata Tisnasenjaya, menegaskan bahwa kehadiran Polri di sekolah adalah investasi jangka panjang untuk mencetak pemimpin masa depan yang taat aturan.

“Kami mengedepankan pendekatan humanis agar para pelajar merasa polisi adalah rekan mereka. Dengan sinergi antara guru, orang tua, dan kepolisian, kita harapkan siswa SMAN 1 Tukdana tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab, jujur, dan menjadi pelopor keselamatan di lingkungannya,” pungkas AKP Junata. (*)

Pewarta: Rudi • Editor: Ade Irawan
Baca juga
Tersalin!

Berita Terkini

  • Bentengi Pelajar dari Geng Motor dan Hoaks, Polsek Tukdana Tekankan Literasi Digital di SMAN 1 Tukdana
  • Bentengi Pelajar dari Geng Motor dan Hoaks, Polsek Tukdana Tekankan Literasi Digital di SMAN 1 Tukdana
  • Bentengi Pelajar dari Geng Motor dan Hoaks, Polsek Tukdana Tekankan Literasi Digital di SMAN 1 Tukdana
  • Bentengi Pelajar dari Geng Motor dan Hoaks, Polsek Tukdana Tekankan Literasi Digital di SMAN 1 Tukdana
  • Bentengi Pelajar dari Geng Motor dan Hoaks, Polsek Tukdana Tekankan Literasi Digital di SMAN 1 Tukdana
  • Bentengi Pelajar dari Geng Motor dan Hoaks, Polsek Tukdana Tekankan Literasi Digital di SMAN 1 Tukdana