Terkini
Mode Gelap
Artikel teks besar
Bookmarks

Pesta Laut Nadran Tahun 2025 di Lombang Indramayu

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi


INDRAMAYU, (nusantaraindonesia.id),- Ratusan warga nelayan dan pengunjung memadati kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Mina Mulya Lombang untuk mengikuti rangkaian Adat Pesta Laut Nadran atau Sedekah Laut, tradisi turun-temurun yang selalu dinantikan masyarakat pesisir. Kamis (13/11/2025).

Sejak pukul 09.00 WIB, berbagai prosesi budaya digelar. Kegiatan dibuka dengan pagelaran wayang kulit Putra Sabda Budaya yang menjadi bagian dari ritual persiapan ngarak dan larung kepala kerbau

Iringan gamelan dan keramaian penonton menambah semarak perhelatan budaya dua tahunan tersebut. 

Menjelang siang, sekitar pukul 13.20 WIB, prosesi inti larung kepala kerbau dimulai. Ribuan pasang mata menyaksikan iring-iringan menuju pesisir sebelum akhirnya kepala kerbau dilarungkan ke tengah laut sebagai simbol ungkapan syukur nelayan atas rezeki dan keselamatan selama melaut.

Tak hanya ritual adat, kemeriahan juga dilengkapi dengan hiburan sandiwara, wayang kulit lanjutan, dan organ lesehan yang menarik perhatian pengunjung. Diperkirakan sekitar 400 warga hadir dalam kegiatan itu, baik dari Desa Lombang maupun daerah pesisir lain.

Kapolsek Juntinyuat IPTU Trio Tirtana H., S.H bersama personel tampak memantau langsung situasi di lapangan. 

Personel gabungan terdiri dari Polsek Juntinyuat, Polair Polda Jabar, Polair Polres Indramayu, Koramil Juntinyuat, serta Satpol PP dikerahkan untuk memastikan keamanan selama berlangsungnya acara adat.

Kehadiran petugas membuat warga merasa lebih tenang, terlebih mengingat jumlah pengunjung yang cukup padat.

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kapolsek Juntinyuat IPTU Trio Tirtana mengatakan bahwa Pesta Laut Nadran merupakan tradisi penting bagi masyarakat nelayan di wilayah Juntinyuat.

“Kegiatan ini adalah bentuk rasa syukur masyarakat pesisir atas hasil laut dan keselamatan mereka selama melaut. Karena itu, kami berkewajiban memastikan acara berjalan tertib dan aman, apalagi prosesi larung kepala kerbau selalu menarik perhatian banyak warga,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan hiburan seperti wayang kulit, sandiwara, hingga organ lesehan merupakan bagian dari rangkaian puncak perayaan Nadran tahun ini.

“Alhamdulillah, dari awal hingga akhir situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Kami berterima kasih kepada panitia dan masyarakat yang sudah bekerja sama menjaga ketertiban,” tambahnya. (*)

Posting Komentar
Tutup Iklan
Advertisement