IKLAN - SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Banner Promo

Perkuat Budaya Keselamatan Kerja, Kilang Balongan Gelar Sosialisasi HIRADC 2025


INDRAMAYU, (nusantaraindonesia.id),- PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit VI Balongan kembali mempertegas komitmennya terhadap aspek keselamatan operasional melalui penyelenggaraan kegiatan “Sosialisasi Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC) Tahun 2025”.

Acara strategis ini berlangsung pada Jumat (21/11) bertempat di Gedung Persatuan Wanita Patra (PWP), Komplek Perumahan Bumi Patra, Indramayu. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan pekerja dari berbagai fungsi di lingkungan Kilang Balongan guna menyelaraskan langkah mitigasi risiko di tahun mendatang.

Fondasi Proaktif Manajemen HSSE

Tujuan utama sosialisasi ini adalah menyamakan persepsi serta memperbarui strategi identifikasi bahaya dan pengendalian risiko guna menghadapi tantangan operasional yang kian dinamis.

Section Head Safety RU VI Balongan, Muhamad Nur Abady, dalam sambutannya menegaskan bahwa HIRADC bukan sekadar dokumen administratif, melainkan fondasi utama sistem manajemen Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) yang bersifat proaktif.

​“Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan bahwa setiap pekerja memiliki ketajaman dalam mengidentifikasi potensi bahaya sekecil apa pun di lingkungan kerjanya,” ujar Nur Abady.

Tulang Punggung Keselamatan Proses

Nur Abady menjelaskan bahwa di industri kilang, pekerja tidak boleh menunggu terjadinya insiden untuk melakukan evaluasi. HIRADC berfungsi sebagai tulang punggung yang memungkinkan perusahaan menentukan metode pengendalian secara sistematis.

​“Penerapan HIRADC yang disiplin akan membantu kita menentukan metode pengendalian yang tepat, mulai dari eliminasi bahaya hingga penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang sesuai. Tujuannya jelas, yakni mencapai target Zero Accident, Zero Fatality, dan menjaga kehandalan kilang demi ketahanan energi nasional,” tambahnya.

Keselamatan Sebagai Budaya dan Nilai

Secara terpisah, Area Manager Communication, Relation & CSR RU VI Balongan, Mohamad Zulkifli, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata tanggung jawab perusahaan terhadap aspek kemanusiaan dan perlindungan lingkungan.

​“Keselamatan bukan sekadar kepatuhan terhadap aturan, melainkan sebuah nilai yang harus menjadi budaya di setiap lini operasional,” tegas Zulkifli.

Zulkifli juga menambahkan bahwa bagi Kilang Balongan, keselamatan nyawa pekerja dan keamanan masyarakat di sekitar area kilang merupakan prioritas tertinggi yang tidak dapat ditawar. Melalui pembaruan strategi HIRADC ini, diharapkan seluruh insan Pertamina dapat bekerja lebih aman dan produktif di tahun 2025. (*)

Pewarta: Sofwan • Editor: Abdul Jaelani
Baca juga
Tersalin!

Berita Terkini

  • Perkuat Budaya Keselamatan Kerja, Kilang Balongan Gelar Sosialisasi HIRADC 2025
  • Perkuat Budaya Keselamatan Kerja, Kilang Balongan Gelar Sosialisasi HIRADC 2025
  • Perkuat Budaya Keselamatan Kerja, Kilang Balongan Gelar Sosialisasi HIRADC 2025
  • Perkuat Budaya Keselamatan Kerja, Kilang Balongan Gelar Sosialisasi HIRADC 2025
  • Perkuat Budaya Keselamatan Kerja, Kilang Balongan Gelar Sosialisasi HIRADC 2025
  • Perkuat Budaya Keselamatan Kerja, Kilang Balongan Gelar Sosialisasi HIRADC 2025