Pelajar SMK Pembangunan Indramayu Dapat Penyuluhan Kamtibmas dari Polisi
INDRAMAYU, (nusantaraindonesia.id),- Polsek Tukdana Polres Indramayu kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan.
Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Binmas Polsek Tukdana melaksanakan penyuluhan tentang kenakalan remaja kepada para siswa SMK Pembangunan, Desa Rancajawat, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu. Kamis (2/10/2025).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.30 WIB ini dipimpin oleh Ps. Kanit Binmas Aiptu Sutanto dan Bhabinkamtibmas Aipda Suradi, dengan didampingi Kepala Sekolah SMK Pembangunan, Anissa, S.Pd., M.Pd. Penyuluhan digelar di halaman sekolah dengan melibatkan seluruh guru dan siswa.
Dalam kesempatan itu, kepolisian menyampaikan sejumlah pesan penting terkait pembinaan karakter dan disiplin hukum. Para pelajar diajak untuk menjaga sikap, perilaku, dan tutur kata agar terbentuk jati diri sebagai pelajar yang berprestasi dan berkarakter.
“Kami mengingatkan agar para pelajar menjauhi kenakalan remaja, seperti tawuran, bolos sekolah, bergabung dalam geng motor, atau ugal-ugalan di jalan. Semua itu tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga melanggar hukum,” ujar Aiptu Sutanto.
Selain itu, himbauan juga diberikan terkait keselamatan berlalu lintas, di antaranya kewajiban memakai helm, larangan penggunaan knalpot bising, serta kepatuhan terhadap rambu-rambu lalu lintas. Polisi juga menekankan pentingnya bijak bermedia sosial agar tidak mudah terprovokasi berita bohong (hoaks).
Terpisah Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, melalui Kapolsek Tukdana IPTU Junata Tisnasenjaya, memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurutnya, program Polisi Peduli Pendidikan merupakan langkah strategis untuk membentuk generasi muda yang berakhlak, disiplin, dan sadar hukum.
“Saya berterima kasih kepada Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas Polsek Tukdana atas dedikasinya, serta kepada pihak sekolah yang mendukung penuh kegiatan ini. Sinergi polisi dan sekolah sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif,” ujarnya.
Dengan pendekatan persuasif, penyuluhan Kamtibmas di SMK Pembangunan diharapkan mampu menanamkan kesadaran sejak dini bahwa menjaga keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama.
Para pelajar pun diajak untuk berani melapor kepada aparat bila menemukan masalah, serta menghindari tindakan main hakim sendiri.
“Generasi muda adalah masa depan bangsa. Dengan karakter yang kuat, disiplin, dan peduli terhadap lingkungan, mereka akan menjadi kebanggaan keluarga, sekolah, dan masyarakat,” pungkas IPTU Junata.
Sementara itu Kepala Sekolah SMK Pembangunan, Anissa, turut mengapresiasi kegiatan penyuluhan tersebut.
“Pesan-pesan yang disampaikan polisi sangat relevan dengan kondisi anak-anak remaja saat ini. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat rutin dilaksanakan,” katanya. (*)
Posting Komentar