Ratusan Paket Beras Ludes dalam 2 Jam, GPM Polsek Juntinyuat Diserbu Warga
INDRAMAYU, (nusantaraindonesia.id),- Polsek Juntinyuat Polres Indramayu Polda Jabar menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Mapolsek Juntinyuat, Kamis pagi (14/8/2025).
Sebanyak 200 pack atau 1 ton beras medium SPHP kemasan 5 kilogram ludes terjual hanya dalam 2 jam.
Beras yang diambil dari Gudang Bulog Pekandangan itu dilepas dengan harga Rp57.500 per kemasan 5 kg. Total, 153 warga Kecamatan Juntinyuat tercatat membeli beras dalam program ini.
Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kapolsek Juntinyuat IPTU Trio Tirtana H. menjelaskan, GPM merupakan wujud sinergi Polri dan Bulog untuk memudahkan masyarakat mengakses bahan pokok dengan harga terjangkau.
“Melalui Gerakan Pangan Murah, kami ingin meringankan beban warga, menjaga stabilitas harga, dan memastikan ketersediaan beras di wilayah,” ujarnya.
IPTU Trio menegaskan, Polri akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, Bulog, dan tokoh masyarakat dalam mendukung program pangan nasional.
“Harapannya harga beras, baik medium maupun premium, bisa sesuai atau bahkan di bawah HET, sehingga tetap terjangkau,” tambahnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kopdagin Kabupaten Indramayu, Esmega ST MT menjelaskan, Gerakan Pangan Murah ini merupakan upaya nyata Pemkab Indramayu dalam meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran.
"Kegiatan ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan masayrakat," katanya.
Esmega pun berharap, dengan adanya GPM ini kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dan mampu menjaga harga beras tetap stabil di pasaran.
"Tentunya Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan Bulog diharapkan mampu menekan laju inflasi serta memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok tetap aman," ujarnya. (*)