Advertisement
Terkini
NUSANTARA INDONESIA

NUSANTARA INDONESIA

  • Untuk Anda
  • Berita Utama
  • network Network
  • domain Tentang Kami
  • contacts Kontak Kami
Dark Mode
Large text article
Bookmarks

  • Home
  • Bisnis

Pemkab Indramayu Sinergikan Program Pertanian, Irigasi Padi Hemat Air Terus Dikembangkan di Indramayu

Tayang: 14 January
Share
  • Copy linkCopied successfully
  • Share on Facebook
  • Share on X (Twitter)
  • Share on WhatsApp
  • Share on Telegram
  • Share on LinkedIn
  • Share on Pinterest
  • Share on Tumblr
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi

INDRAMAYU, (nusantaraindonesia.id),- Pemerintah Kabupaten Indramayu di bawah kepemimpinan Bupati Hj. Nina Agustina terus mensinergikan berbagai program pertanian dengan berbagai pihak.

Salah satu yang terus dikembangkan saat ini adalah perluasan tanaman padi dengan menggunakan sistem Irigasi Padi Hemat Air (IPHA) di berbagai wilayah. Dengan penerapan IPHA maka wilayah pertanian yang berada di daerah hilir akan tercukupi air.

Untuk memperluas IPHA di wilayah Kabupaten Indramayu, Jumat pagi (10/1/2025) di Desa Sukamulya Kecamatan Tukdana dilakukan penanaman demplot IPHA oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Indramayu, Camat Tukdana, BBWS Cimanuk Cisanggarung, juga pihak Rentang Irrigation Modernization Project (RIMS) bersama puluhan petani di desa tersebut.

Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina melalui Plt. Kepala DKPP Sugeng Heriyanto menjelaskan, saat ini pihaknya terus mengenalkan metode IPHA ke petani di Kabupaten Indramayu. Dengan menerapkan IPHA para petani akan menghemat air dan adanya peningkatan produksi.

Sugeng menambahkan, wilayah Tukdana merupakan daerah pertanian dengan kategori I dalam sistem irigasi. Kategori I merupakan daerah paling ujung (hulu) dengan suplai air paling terjamin karena paling depan. Namun demikian, meskipun air berlimpah para petani tidak boleh menggunakan air secara jor-joran (berlebihan) karena harus memperhatikan daerah hilir.

“Dengan penerapan IPHA diharapkan petani lebih efektif dalam menggunakan air. Padi itu bukan tumbuhan air, tetapi padi butuh air. Dengan IPHA, air di sawah tidak harus banyak namun cukup basah atau cemek-cemek,” tegas Sugeng.

Menurut Sugeng, ini menjadi komitmen Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina bersama dengan pihak lainnya untuk meningkatkan kualitas pertanian di Kabupaten Indramayu sebagai lumbung pangan nasional.

“Perhatian Bupati Indramayu terhadap pertanian sangat besar. Kita semua ingin petani sejahtera dan persoalan yang masih ditemukan, kita coba minimalisir,” kata Sugeng.

Sementara itu Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung (Cimancis) melalui PPK Perencanaan Maria Christina Kurniawati mengatakan, dalam wilayah kerja BBWS Cimancis pengembangan IPHA telah dilakukan di 2 kabupaten yakni Indramayu dan Cirebon.

Untuk di 2 kabupaten tersebut, saat ini sudah berdiri 13 demplot percontohan untuk terus dikembangkan dan diperluas. Namun terbanyak saat ini berada di Kabupaten Indramayu.

“BBWS melalui program RIMS ingin meningkatkan kualitas pertanian di Indramayu. Salah satunya dengan menerapkan IPHA sebagai upaya menghemat air namun produksinya meningkat,” kata Maria.

Di tempat yang sama Camat Tukdana Mohammad Hidayat mengatakan, dalam menghadapi sistem IPHA para petani di wilayah Kecamatan Tukdana harus dilatih pembuatan bibit dan juga penggunaan transplanter. Pasalnya, bibit yang digunakan untuk tanam berusia antara 12-15 hari.

“Kalau di wilayah Kecamatan Tukdana, metode IPHA ini dikenal dengan ‘Gursat’ atau guyur asat. Setelah sawah diguyur air selanjutnya dikurangi airnya dan dibiarkan cemek-cemek,” kata Hidayat. (Tarudi)
Berita Terkait
Post a Comment
Cancel
  • Google News
  • Logo
Advertisement
Advertisement
Iklan -- scroll untuk lanjut membaca
DomaiNesia
Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement
Advertisement
Close Ads
Advertisement
Korsel Gambar
Sorotan
  • Diduga Tak Berijin, Pemasangan Kabel Fiber Optik Wifi Dompleng di Tiang Listrik dan Tiang Telkom

    Tayang: 07 May
  • Klinik Karangampel Sehat, Solusi Akses Layanan Kesehatan yang Terjangkau Masyarakat dan Gratis bagi Anak Yatim

    Tayang: 27 August
  • Trend Paslon Nomor Urut 1, Bambang - Kasan Terus Alami Peningkatan di Pilkada Indramayu 2024

    Tayang: 03 November
  • Indramayu Siap Gelar Pilkades Elektronik 2025, Jadi Pilot Project Jawa Barat Tahun 2026

    Tayang: 16 June
  • Lucky Hakim - Syaefudin Resmi Ditetapkan Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Indramayu Terpilih

    Tayang: 10 January
  • Ikuti Google News
    Nusantara Indonesia
  • Ikuti Fanpage Facebook
    Nusantara Indonesia
  • Ikuti WhatsApp Channel
    Nusantara Indonesia
  • Instagram
  • YouTube
  • Twitter
  • TikTok
  • Facebook
Logo
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© 2025 Nusantara Indonesia All Right Reserved.
Seedbacklink