INDRAMAYU, (nusantaraindonesia.id),- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda-Litbang) Kabupaten Indramayu menggelar kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Aula Nyi Endang Dharma Ayu Universitas Wiralodra. Jumat, (19/04).

Musrenbang digelar untuk membahas Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Indramayu Tahun 2025-2045 dan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Kabupaten Indramayu Tahun 2025.

Dalam arahannya, Bupati Indramayu, Nina Agustina menyampaikan, sinergi dari berbagai stakeholder yang saling melengkapi satu sama lain merupakan hal yang sangat penting.

Keterlibatan setiap stakeholder sesuai dengan perannya merupakan suatu solusi bersama membangun perubahan sosial yang berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan masyarakat demi terwujudnya Kabupaten Indramayu yang lebih baik.

“Semua ide dan gagasan untuk bekerjasama dalam pembangunan itu perlu dituangkan dalam dokumen resmi pemerintah baik jangka panjang, menengah dan tahunan,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan Bupati Nina, musrenbang yang dilaksanakan merupakan suatu forum untuk menerima masukan dari para stakeholder sebagai pilar-pilar pembangunan untuk penyempurnaan baik dokumen RPJPD dan RKPD Kabupaten Indramayu.

Saran dan masukan melalui ide dan gagasan tersebut merupakan sangat penting guna mengejar berbagai ketertinggalan dan mencari solusi atas isu-isu strategis yang dihadapi baik SDM yang berkualitas dan berdaya saing keberlanjutan daya dukung sumber daya air dan penyediaan infrastruktur dasar serta berbagai isu lainnya.

“Kita harus bersama-sama menyelesaikan isu-isu strategis tersebut, diibaratkan seperti sapu lidi yang akan menjadi lebih bermanfaat dan lebih kuat dengan satu ikatan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda-Litbang Kabupaten Indramayu, Iin Indrayati memaparkan mengenai RPJPD Kabupaten Indramayu Tahun 2025-2045 dengan visi Kabupaten Indramayu Maju, Berdaya Saing dan Berkelanjutan.

Disampaikan Iin, dalam mewujudkan visi RPJPD tersebut terdapat 5 sasaran visi yakni peningkatan pendapatan per kapita pengentasan kemiskinan dan ketimpangan, peningkatan kerja sama daerah peningkatan daya saing SDM serta penurunan emisi GRK menuju net zero emission.

Kemudian guna mencapai visi tersebut, terdapat 8 misi yang dilaksanakan yakni mengembangkan SDM yang berkarakter, berbudi pekerti dan berdaya saing, mengembangkan potensi unggulan daerah untuk mewujudkan ekonomi kerakyatan yang adil dan merata, menguatkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih serta mewujudkan stabilitas daerah.

Adapun misi lainnya yakni mewujudkan ketahanan sosial budaya dan lingkungan hidup yang berkelanjutan, meningkatkan pembangunan wilayah yang merata dan inklusif, mengembangkan sarana dan prasarana yang berkualitas, serta mewujudkan kesinambungan pemerintah daerah.

“Saat ini kita pada posisi tahun terakhir perencanaan jangka panjang periode 2005-2025, oleh karena itu Pemkab Indramayu sedang menyusun dokumen RPJPD Kabupaten Indramayu tahun 2025 sampai tahun 20245 menuju Indonesia emas. Melalui musrenbang ini, menjadi penajaman visi misi dan arah kebijakan sehingga berbagai masukan dan gagasan bisa melengkapi penyusunan dokumen RPJPD tersebut,” pungkasnya.

Dalam musrenbang tersebut, turut hadir Kepala Bappeda Provinsi Jawa Barat yang diwakili oleh Sekretaris Bappeda Provinsi Jawa Barat, Lufiandi, serta perwakilan forkopimda, perangkat daerah, dan stakeholder lainnya di Kabupaten Indramayu dan ditutup dengan acara penandatanganan berita acara. (Red)