INDRAMAYU, (nusantaraindonesia.id),- Konsistensi pengurus PGRI Kabupaten Indramayu dalam forum-forum organisasi merupakan bentuk kepatuhan terhadap konstitusi organisasi. Hal tersebut terlihat dengan dilaksanakannya Konferensi Kerja Kabupaten II (Konkerkab) dan Rapat Pimpinan II (Rapim) PGRI Kabupaten Indramayu tahun 2023, yang dilaksanakan di Gedung PGRI Indramayu, Senin (23/10/2023).

Acara Konkerkab II dan Rapim II PGRI Kabupaten Indramayu tahun ini bertemakan “PGRI Mewujudkan Sinergitas, Soliditas, Solidaritas untuk Mewujudkan Guru Sejahtera Bermartabat”, melalui tema ini merupakan upaya untuk menguatkan sinergitas, kekompakan serta kepedulian sesama anggota PGRI Indramayu.

Acara tersebut dibuka Bupati Indramayu Nina Agustina yang diwakili oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Indramayu Ahmad Syadali dan dihadiri Ketua PGRI Provinsi Jawa Barat Dede Amar, serta Ketua dan Pengurus PGRI cabang se-Kabupaten Indramayu serta undangan lainnya.

Beberapa agenda yang dilaksanakan yakni penyampaian laporan kerja PGRI periode Oktober 2021- Desember 2022 dan Pengukuhan Pengurus Antar Waktu (PAW) periode 2022-2025 yang di hadiri oleh peserta sebanyak 193 anggota PGRI dari perwakilan PGRI cabang se-Kabupaten Indramayu.

Sesuai dengan AD/ART organisasi dan hasil sidang pleno PGRI Kabupaten Indramayu tanggal 1 Agustus 2023 yang dikarenakan adanya pengunduran diri dari beberapa pengurus dan keaktifan pengurus selama periode berjalan maka terpilih sebagai Ketua PGRI Kabupaten Indramayu periode 2022-2025 yakni Untung Aryanto, Wakil Ketua II dijabat oleh Pendi Susanto, Sekbid Penegakan Kode Etik dijabat Fajar Ismadi.

Dalam sambutanya Ketua PGRI Provinsi Jawa Barat Dede Amar menyampaikan bahwa suatu kewajaran dalam dinamika organisasi adanya reshuffle kepengurusan. Selanjutnya, kepada pengurus baru harus bisa menjalankan kewajibannya dengan penuh tanggung jawab dan amanah, kemudian bersungguh-sungguh untuk memajukan organisasi PGRI Kabupaten Indramayu sehingga dapat berkontribusi positif untuk dunia pendidikan.

“Menjalankan suatu organisasi diperlukan akhlak, adab serta komunikasi yang baik dari seluruh pengurus dan anggota PGRI Indramayu sehingga roda organisasi dapat berjalan dengan baik dan lancar serta memberikan manfaat bagi Kabupaten Indramayu,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Indramayu dalam sambutannya yang disampaikan oleh Ahmad Syadali menyampaikan, PGRI Kabupaten Indramayu dalam menjalankan Kurikulum Merdeka dan permasalahan yang ada harus mampu menciptakan dunia pendidikan yang bahagia sehingga para siswa merasa merdeka dan dapat menciptakan rasa senang di sekolah dan pelajar tidak merasa tertekan dalam aktivitas belajar serta para guru dapat menciptakan pola mengajar sehingga dapat menciptakan siswa yang jujur dengan kreativitas yang baik.

“Selamat melaksanakan kegiatan Konferensi Kerja Kabupaten II dan Rapat Pimpinan Indramayu II PGRI Kabupaten Indramayu tahun 2023 serta Selamat atas dilantiknya kepengurusan PGRI Kabupaten Indramayu periode 2022-2025, semoga dengan PGRI Mewujudkan Sinergitas, Soliditas, Solidaritas untuk mewujudkan Guru Sejahtera Bermartabat dapat menciptakan Sumber Daya Manusia Indramayu yang baik sehingga mendukung terwujudnya visi Indramayu Bermartabat,” harap Syadali.

Rangkaian acar ditutup dengan penampilan tari Randu Kentir dari siswa SDN VI Margadadi, Seni Angklung dari SDN IV Margadadi, dan Tari Petani dari SDN V Margadadi. (Ucup Supriyatno)